2020-07-23 |  Kilas Kementerian

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Menpora Zainudin Amali memberikan penghargaan atas kerja sama antara Forum Pertukaran Anak Pensiunan Polisi Nasional Indonesia (FKPPI) dan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Seorang pria muda.

Menurut Menpora, pemerintah sangat menghargai upaya aktif masyarakat dan kelompok masyarakat (termasuk FKPPI), yang akan bekerja sama dengan pemerintah di bidang kewirausahaan kaum muda. Kaum muda kita tertarik pada kewirausahaan. Menjadi kuat, mereka akan dapat mandiri sehingga dapat mengembangkan kehidupan mereka, keluarga dan lingkungan, sehingga memungkinkan untuk memperluas jalan ke semua aspek. “Kementerian Pemuda dan Olahraga Selama audiensi virtual PP FKIPPI HIPWI diselenggarakan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga, Rabu (10/6/2020) siang.

Kementerian Pemuda dan Olahraga sendiri menganggap masalah ini sangat penting. Selain itu, program serupa bisa Bantu masyarakat Indonesia untuk mengelola premi asuransi populasi di masa mendatang. Menpora mengatakan: “Kami pikir (kewirausahaan) penting karena kami akan menghadapi tantangan lain di negara ini, seperti premi asuransi kependudukan. Karena itu, kita harus mendorong generasi muda kita untuk menjadi wirausaha mandiri.

Menteri berharap bahwa akan ada banyak diskusi tentang kewirausahaan pemuda di masa depan, dan mereka akan mempersiapkan diri untuk bekerja sama dengan FKPPI di masa depan. Dia berkata: “Kami menyambut peran positif teman-teman dari FKPPI, saya pikir kami dapat bekerja sama selama mungkin Karena Kemenpora bukan departemen besar, ada keterbatasan.

Toro Sudarmadi, Ketua Asosiasi Pengusaha dan Pengusaha FKPPI (HIPWI), berharap HIPMI dapat menjadi wirausaha, wirausaha dan organisasi wirausaha, terutama FKPPI akan bekerja sama dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga. Dia mengatakan: “Kami berharap HIPMI Mampu menjadi seorang wirausaha dan mampu meneruskan semangat wirausaha kepada wirausaha. Tunjukkan kepada kaum muda semangat kewirausahaan dan nasionalis yang kuat.

“Kami telah memperhatikan bahwa Kementerian Pemuda dan Olahraga dapat bekerja sama dengan program-program tertentu, terutama cabang HIPWI di 33 provinsi di Indonesia. Kami berharap dapat mengembangkan berbagai potensi dengan pemerintah,” harapnya. (* )

Tinggalkan Balasan