2020-07-22 |  Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM – Kementerian Pertanian (Kementan) tidak pernah menyerah untuk terus meningkatkan produksi beras untuk memastikan pasokan beras negara sehingga dapat memenuhi kebutuhan pangan negara tersebut, dan pada saat yang sama bekerja keras untuk mencegah sektor pangan terkena dampak pandemi kejang. 19 Di Lampung, Provinsi Lampung Tengah Ditanam di Desa Tempuran, Kecamatan Trimurjo, Kabupaten. Tim Kementerian Pertanian langsung pergi ke lapangan untuk memastikan percepatan penanaman di semua area.

Di MT II, ‚Äč‚Äčtarget penanaman adalah 5,6 juta hektar, jadi dari Juli hingga Desember, akan ada 125.000 hingga 15 juta ton beras. Diperkirakan stok beras akan tetap stabil pada 6,84 juta ton pada akhir Juni. Dia berkata: “Tetapi setelah korona, kita masih harus makan. Saya takut pada korona, tetapi jika seseorang lapar, saya akan lebih takut.”

Selain itu, SYL mengatakan bahwa virus ini dapat membunuh orang, tetapi harus Perangi virus ini dengan memproduksi dan mempertahankan konsumsi yang baik. Maju dengan terus mempromosikan pembangunan pertanian di semua wilayah di Provinsi Lampung karena memiliki potensi besar untuk berkontribusi pada produksi nasional, “kata SYL — SYL menyebutkan komitmen Kementerian Pertanian untuk meningkatkan lahan sawah dan menumbuhkan olahraga. Pergerakan (GPOT), bantuan benih, peralatan mesin pertanian, kredit komersial (KUR), asuransi pertanian dan bantuan besar untuk mempercepat produksi dan penanaman.-Pada tahun 2020, tujuan pemerintah adalah memiliki 11,66 juta hektar sawah secara nasional, dengan potensi Ini menghasilkan 33,6 juta ton beras, dan area target untuk budidaya padi di musim kemarau pada September 2020 adalah 5,6 juta hektar.

Tinggalkan Balasan