2020-07-21 |  Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM – Kementerian Pertanian membuat terobosan baru dalam distribusi beras gratis. Kali ini, Kementerian Pertanian memamerkan alat pembayaran tunai pertanian Sikomandan, yang dimulai dengan lembut pada hari Rabu (22/4/2020) di Kodim 0501 / JP.BS Kemayoran di Jakarta Pusat. -Mulainya sukses pertanian ATM Sikomandan dilakukan oleh Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Kepala Staf Pertahanan (KASAD), Jenderal TNI Andika Perkasa, perwakilan Bank BNI dan beberapa direktur Kementerian Pertanian menghadiri pertemuan tersebut.

ATM Pertanian Sikomandan dirakit oleh Pusat Mekanisasi Pertanian Indonesia dari Biro Penelitian dan Pengembangan Pertanian. ATM dilengkapi dengan beras untuk komunitas yang kurang beruntung dan terkena dampak Covid-19. Mesin itu bisa menampung 180 kg beras. Satu ketukan, dispenser ini dapat mendistribusikan 1,5 kg beras.

Selama start-up yang lancar, Menteri Pertanian dan KASAD punya waktu untuk menguji distributor Pertanian Sikomandan. Tidak hanya itu, keduanya juga membagikan beras ke banyak perwakilan masyarakat. Hingga 1,2 ton per hari. Dan dapat memenuhi semua kebutuhan masyarakat. “Dia menjelaskan.

Meskipun Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengumumkan bahwa memulai ATM adalah panggilan telepon, itu juga tugas yang harus dilakukan. Terutama selama pandemi Covid-19.” Bencana pandemi Covid-19 terjadi dan hancur Ekonomi kita. Menurut instruksi Presiden, negara harus dalam semua kondisi yang terkait dengan kepentingan publik. Kami menjawab telepon dengan Kepala Staf Pertahanan Nasional. Meskipun sedikit, kami berharap dapat membantu masyarakat. Saya tidak akan lupa, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada BNI, TNI dan mitra lain yang mendukung kegiatan ini. Dia mengatakan itu adalah telepon merah putih.

Sarwo Edhy, Direktur Jenderal Infrastruktur dan Fasilitas Pertanian, Kementerian Pertanian, menambahkan bahwa Program ATM Pertanian Sicomandan juga salah satunya, dan mengimplementasikan program tersebut bekerja sama dengan BNI. Rencana CSR Sarwo Edhy menambahkan bahwa rencana ATM pertanian Sikomansan akan berlangsung selama dua bulan, termasuk 10 titik kegiatan, yaitu 5 Kodim di Jakarta, 2 Kodim di Bogor, 1 Kodim di Depok, 1 Kodim di Bekasi, dan Tangerang 1 Kodim. – “Target selanjutnya kemungkinan akan diterapkan di 34 provinsi, dan rencana itu dapat diadopsi sesuai dengan kebutuhan situs

Tinggalkan Balasan