2020-07-20 |  Kilas Kementerian

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM – Kepala Staf Pertahanan (KSAD), Jenderal TNI Andika Perkasa mendukung pekerjaan Kementerian Pertanian (Kementan) untuk memastikan bahwa 11 bahan pokok disediakan untuk menangani Covid darurat 19. , TNI siap membantu Kementerian Pertanian menjaga dan memastikan proses produksinya. “Kami akan memberikan lebih banyak bantuan di sini untuk memastikan pasokan makanan. Terutama di masa-masa sulit seperti itu, kita perlu saling memperkuat,” Andika menyaksikan 2020 di perusahaan Syahrul Yasin Limpo, yang menemani Menteri Pertahanan Panen. Melalui pusat data Agricultural Warfare Room (AWR), Rabu (15 April, 2020).

Baca: SYL Menteri Pertanian memeriksa ketersediaan inventaris gudang TaniHub – Andika mengatakan, pihaknya telah melaporkan ke semua negara yang bertanggung jawab atas unit tersebut. Tentara mengeluarkan instruksi alih-alih mempercayakan pengawas desa untuk melindungi jaring pengaman. Tidak hanya itu, TNI siap membantu menjadi petani padi dan perkebunan. Dia berkata: “Maksud saya, jika para pemimpin daerah membutuhkan banyak energi, jangan ragu untuk meminta bantuan Babinsa sehingga kami dapat memberikan lebih banyak bantuan.” Kali ini, karena konferensi video AWR, Jenderal Andika dan Menteri Pertanian SyahruI Yasin Limpo memantau panen langsung 332 tempat.

Dalam video ini, setidaknya 12 bupati menghadiri pertemuan. Misalnya, Serdang Bedagai, Banyuasin, Bengkulu Selatan, Rejang Lebong, Cianjur, Balangan, Barru, Banggai, Konawe Selatan, Bupati Sumbawa Barat, Dompu dan Nagekeo. – Diperkirakan panen ini akan berlanjut hingga akhir April, dengan total area panen sekitar 1,73 juta hektar dan produksi beras sekitar 5,27 juta ton. Bahkan panen pada bulan Mei berlanjut, area panen sekitar 1,38 juta hektar, atau setara dengan 3,81 juta ton beras.

“Atas nama TNI, saya berterima kasih kepada petani dan Babinsa atas bantuan lokal mereka dalam memanen untuk memuaskan kami. Permintaan makanan, “Andica menyimpulkan. (*)

Tinggalkan Balasan