2020-07-20 |  Kilas Kementerian

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Abdul Halim Iskandar, Menteri Desa dan Daerah Tertinggal (PDTT) atau yang biasa dikenal dengan Menteri Gus, mengungkapkan bahwa sejauh ini, Indonesia memiliki 51.000 BUMDes Perusahaan pedesaan.

Namun, beberapa bulan setelah bulan lalu, puluhan ribu BUMD dihentikan karena dampak ekonomi dari pandemi Covid-19.

Berita baiknya adalah semua BUMD akan dipindahkan lagi. Menurut siaran pers dari Tribunnews, Senin (6/7/2020), dalam konteks merangsang ekonomi pedesaan di wilayah tengah, pedesaan, daerah tertinggal dan Kementerian Imigrasi (Kemendes PDTT) memberikan bantuan khusus kepada BUMD. Alasan pandemi Covid-19.

Baca: Kepala desa dan Menteri PDTT: 88% petani dan pekerja telah menerima dana tingkat desa BLT

“Kami sedang membangunkan orang-orang dengan berbagai upaya,” kata Menteri Gus. Dalam pidatonya di webinar yang diselenggarakan oleh Universitas Indonesia (Senin, 7 Juni 2020).

Menteri Gus menambahkan bahwa dari total 5.000 BUMD, sekitar 17.571 BUMD telah terdaftar kembali sebagai bantuan dari Departemen PDTT Khusus. -Baca: Tanggapan Mendez terhadap pertanyaan reorganisasi kabinet: Ini adalah hak Presiden- “penandatangan” bantuan akan diberikan tatanan kehidupan baru dengan mendigitalkan BUMDes. Selain itu, kementerian PDTT juga akan mulai membuka desa wisata, Ini akan menjadi pilar utama kebangkitan ekonomi desa.

Baca: Mendes: Dana di desa tidak hanya merasakan elit desa, tetapi juga

– “Lalu kami juga mendaftarkan desa wisata” Digitalisasi desa wisata akhirnya diwujudkan Kedua hal ini sangat penting karena ada fondasi ekonomi di sana. (*)

Tinggalkan Balasan