2020-07-19 |  Kilas Kementerian

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Mengikuti penetapan Rencana Pemisahan Lalu Lintas Selat Sun dan Selat Lombok (TSS) yang diadopsi oleh IMO sesuai dengan pemberitahuan OMI COLREG.2 / Circ.337 melibatkan pemilihan rute selain pemisahan peta rute Langkah-langkah, dan sesuai dengan ketentuan Keputusan Pemerintah No. 5 tahun 2010 tentang navigasi, mengharuskan Menteri Transportasi untuk menentukan jalur air kapal, sistem rute, prosedur lalu lintas dan area pendaratan kapal dan kepentingan mereka. Melalui SK nomor KM, yang menetapkan Menteri Perhubungan, angkutan laut telah menyusun pedoman untuk kapal-kapal yang hanya menggunakan rute transit dan kapal-kapal yang menuju pelabuhan Indonesia. Undang-Undang Nomor 130 Tahun 2020 tentang pembentukan sistem jalan di Selat Matahari.

“Saya menyambut organisasi acara ini, yang dapat digunakan sebagai sarana bertukar pengetahuan dan pengalaman, dan untuk menyebarluaskan kepada para peserta masalah yang berkaitan dengan regulasi prosedur transportasi untuk kapal yang melintasi TSS da Tha Strait dan Selat Lombok , Untuk mendukung kegiatan maritim dalam keselamatan transportasi, keamanan dan perlindungan maritim di kawasan ini, “kata R Agus H Purnomo, Direktur Transportasi Maritim pada hari Kamis selama periode sosialisasi 2020 130 KM Jakarta (25/6/2020). Kecuali untuk melewati Selat Malaka, semua rute pengiriman komersial di Asia Timur melewati Selat Sun Ta dan Selat Lombok.

Tiga selat ini adalah rute transportasi penting dan strategis untuk navigasi internasional, terutama untuk negara-negara Asia Timur seperti Cina dan Jepang.

Setiap kali ada ham di Selat Malaka, rute lain akan melalui Selat Sun Ta dan Selat Lombok. Dia berkata: “Oleh karena itu, kedua selat ini adalah rute transportasi padat yang biasa digunakan untuk navigasi internasional.” Selain itu, ada kapal penumpang yang melintasi jalur Jawa ke Sumatra dan Jawa ke Nusa Tenggara Barat.

— Tentu saja, kepadatan lalu lintas laut berdampak pada meningkatnya jumlah kecelakaan di laut yang disebabkan oleh tabrakan. – Situasi ini mengharuskan semua pihak yang terkait untuk segera menemukan solusi dan menentukan langkah-langkah yang harus diambil untuk meminimalkan terjadinya bencana laut.

Tinggalkan Balasan