2020-07-19 |  Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM-Kementerian Sosial mempercepat distribusi makanan pokok ke masyarakat yang terkena dampak Covid-19 di DKI Jakarta, Bogor, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek). Layanan sosial untuk 9 jenis komoditas akan didistribusikan dalam tiga bulan, April, Mei dan Juni.

Dalam konferensi pers hari ini, Direktur Jenderal Perlindungan Sosial dan Jaminan Sosial Pepen Nazaruddin mengatakan bahwa makanan pokok telah didistribusikan. Memberikan bantuan kepada 1,3 juta keluarga (KK) di DKI Jakarta, indeks bantuan tiga bulan adalah 600.000 rupee / keluarga / bulan. Kemudian, Sembako Bansos juga didistribusikan di Bogor, Depok, Tangerang dan Bodetabek, dengan tidak kurang dari 600.000 keluarga, dan indeks bantuan tiga bulan adalah Rp600.000 / KK / bulan. Rp600 ribu / bulan / KK, secara teknis, distribusi akan dilakukan dua kali sebulan.

“Meskipun sebuah tas bernilai Rs 300.000. Karena didistribusikan dua kali sebulan, itu dapat didistribusikan enam kali dalam tiga bulan,” kata Pepon Nazaruddin pada sebuah pertemuan hari ini. Versi (17/4/2020). Pepeng menunjukkan bahwa ketika mendistribusikan bantuan sosial, perjanjian kesehatan akan sangat diperhatikan, sehingga tidak boleh ada orang banyak. “” Oleh karena itu, kami bekerja sama dengan PT Pos Indonesia untuk menyuntikkan alamat penerima ke operator ojek online untuk mendistribusikan embargo bahan makanan langsung ke alamat penerima. Oleh karena itu, Anda tidak harus memiliki banyak orang yang menunggu dalam antrean untuk bantuan, “kata Peppen .

” Kami telah memperoleh data untuk penerima sembilan kebutuhan. Dari pemerintah provinsi provinsi. Oleh karena itu, kami menyinkronkan dan membimbingnya dengan usulan pemerintah daerah DKI. Karena itu, semua data berasal dari pemerintah daerah, “kata Pepen.” Nilai Sembako Bansos Jabodetabek adalah Rp600.000 / bulan / KK, yang dijadwalkan akan dikeluarkan oleh bagian urusan sosial pada bulan April 2020. Untuk itu, Pepen akan menunjukkan spesifikasi bantuan dalam tas atau jenis bahan makanan – Sosco Bansos menggunakan tas berbayang merah dengan logo kepresidenan, dan kemudian memiliki Istilah “Co-President Aid Covid-19” dilengkapi dengan informasi tentang prosedur higienis untuk mencegah penyebaran coronavirus, minyak goreng, kantong teh, sabun dan 10 kg beras. Direktur Pelaksana Linjamsos mengatakan: “Teman-teman media dapat mengawasi. – Peppen secara khusus menekankan bahwa konferensi pers ini merupakan penjelasan kepada publik, dan Kementerian Sosial dan proyek terkait siap untuk mendistribusikan bantuan pangan dasar kepada para korban. Covid -19 Dipengaruhi masyarakat di bawah arahan presiden.

Tinggalkan Balasan