2020-07-18 |  Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM – Kementerian Tenaga Kerja telah menandatangani perjanjian tentang sistem sertifikasi untuk lembaga sertifikasi profesional (LSP) melalui Administrasi Umum Binalattas Kementerian Tenaga Kerja Indonesia dan Otoritas Sertifikasi Profesi Nasional (BNSP). -Perjanjian menunjukkan bahwa Kementerian Tenaga Kerja dan BNSP berkomitmen untuk mengimplementasikan rencana standar untuk pelatihan dan sertifikasi di BLK. Tujuannya adalah untuk membawa standar program pelatihan kejuruan yang diterapkan di seluruh Indonesia ke tingkat yang lebih tinggi.

“Saya sangat senang bahwa sistem sertifikasi sedang dibentuk. Menurut perjanjian bersama ini, kami berkomitmen untuk memastikan bahwa pelatihan yang diberikan oleh BLK akan memiliki standar yang sama. Ini adalah standar yang diperlukan oleh dunia kerja”, katanya, 6 Juni. Pada hari Kamis, Bambang Satrio Lelono, direktur Binalatas, Departemen Sumber Daya Manusia, mengadakan pertemuan di kantor BNSP di Jakarta. Untuk mengembangkan program pelatihan offline, pelatihan online juga harus dikembangkan.

“Saya harap rencana pelatihan online ini juga dapat diikuti oleh LSP. Oleh karena itu, jika pelatihan BLK akan dilakukan secara online, maka sertifikasi juga akan dilakukan di sini, yang akan membuat pekerjaan kami lebih mudah, pelatihan skala besar dan sertifikasi ,”Dia berkata.

Kunjungan Kunjungan kepala BNSP menyatakan bahwa sesuai dengan kesepakatan, diharapkan pelaksanaan pelatihan di semua daerah akan sama. Misalnya, pelatihan mobil dan sepeda di Papua dan Aceh disampaikan dengan menggunakan program pelatihan yang sama. Dengan tanda tangan ini, rencana pelatihan akan sama di semua wilayah dan menggunakan tiga metode. Ini dapat dilakukan dengan menggunakan KKNI profesional atau menggunakan pendekatan klaster. Apakah ada standar sejauh ini, tetapi implementasinya berbeda. Saya berharap tidak akan ada program pelatihan yang berbeda di masa depan, “kata Kunjung.

Menurutnya, sertifikasi yang diberikan oleh pihak lain adalah proses pengakuan akhir. Oleh karena itu, kualitas pelaksanaannya dijamin oleh BSP dari LSP. Di akhir pelatihan Yaitu, dalam proses implementasi dan sertifikasi rencana — penandatanganan nota kesepahaman dengan bantuan tanpa pamrih dari 30 pemimpin BLK dan LSP P2 P2 Presiden BLK.

Tinggalkan Balasan