2020-07-18 |  Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM, Karawang-Menteri Sumber Daya Manusia Ida Fauziyah menganjurkan rencana “Gerakan Pekerja Kesehatan” (Germas) untuk mempromosikan ke perusahaan.

Rencana tersebut bertujuan untuk mencegah penyebaran pandemi Covid-19, yang melibatkan pengusaha dan pekerja. – “Gerakan Pekerja Sehat adalah implementasi dari Gerakan Hidup Sehat dan telah diperluas sesuai dengan kebutuhan di tempat kerja.” Menaker Ida Fauziyah mengatakan setelah berpartisipasi dalam acara uji cepat independen di Kawasan Industri Surya Cipta di Karawang, Jawa Barat, (23 Juni 2020) .— Menteri Ada menjelaskan bahwa Jemas bertujuan untuk mempromosikan budaya tempat kerja yang sehat dan menghilangkan kebiasaan dan perilaku pekerja / pekerja yang tidak sehat. Tujuannya adalah untuk mendeteksi penyakit akibat kerja sejak dini, tempat kerja yang bebas asap rokok, melakukan aktivitas / latihan fisik, menyediakan ruang laktasi, gaya hidup bersih dan sehat, menggunakan peralatan pelindung diri, pertolongan pertama dan mempromosikan diet seimbang. – “Kegia” Ini adalah salah satu pekerjaan preventif Covid-19 di tempat kerja, dan ini juga merupakan pekerjaan yang dilakukan dalam rangka pelaksanaan gerakan pekerja sehat, yang merupakan deteksi dini penyakit akibat kerja. Binwasnaker & K3, Direktur Pelaksana Iswandi Hari dan Karo Humas Soes dari Hindharno.

Menteri Ada mengumumkan bahwa kegiatan Jemas tidak hanya dapat mendorong seluruh zona industri Karawang, tetapi juga mendorong zona industri lainnya untuk dilaksanakan di tempat kerja. Covid-19 mencegah pekerjaan dan mengimplementasikannya. Germas .

“Kami berharap pekerja / pekerja akan aman, sehat dan produktif, dan perusahaan akan selalu dapat mempertahankan produktivitas dan beradaptasi dengan kondisi normal baru,” katanya. , Kadin (Kadin) dan pengusaha dari bidang industri, Menda Ida (Menda Ida) mengatakan bahwa ini adalah tanggung jawab bersama untuk pengelolaan dan pencegahan pandemi covid-19.

“Oleh karena itu, perekonomian nasional secara bertahap pulih normal. Saya berharap Menaker Ida mengatakan bahwa ini dapat menjadi contoh bagi perusahaan Indonesia.

Tinggalkan Balasan