2020-07-18 |  Kilas Kementerian

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Sesmenpora Gatot S Dewa Broto merekomendasikan bahwa Kementerian Pemuda dan Olahraga meningkatkan anggaran indikatif Rs 1.778.129.600.000 pada tahun 2021, sedangkan batas atas indikatif sebelumnya adalah Rs 2.000.270.668.000. Oleh karena itu, batas proposal tambahan untuk TA 2021 dari Kementerian Pemuda dan Olahraga adalah Rp 3.778.400.268.000. Pejabat Eselon I Kementerian Pemuda dan Olahraga sedang mendiskusikan proposal untuk pagu indikatif pada sidang untuk memperdalam RKA K / L dan RKP pada tahun 2021, dan menentukan target dan unit biaya. Anggota Komite X DPR RI berinteraksi dengan setiap rencana dan acara dalam RAPBN 2021 di ruang rapat Komite X Gedung Nusantara I di Jakarta. “Menurut surat bersama dari Menteri Keuangan dan Menteri PPN, jumlahnya adalah S-376 / MK.02 / 2020 dan B-310 / M.PPN / D.8 / PP.04.02 / 05/2020, tertanggal 8 Mei tentang Pada tahun 2020, batas atas indikatif pengeluaran K / L untuk tahun 2020, batas atas indikatif yang disebutkan untuk tahun fiskal 2021 tidak mencukupi atau tidak menunjukkan kebutuhan pembiayaan, “Sesmenpora, mengatakan pada hari Selasa, 30 Juni 2020. Dia berharap bahwa bersama dengan ketua Komite X DPR Hetifah Sjaifudian, ketua Komite X Dewan Huda Syaiful lainnya, dan wakil ketua DPR XX Abdul Fikri Faqih dan anggota komite lainnya, House X dapat memperoleh anggaran tambahan melalui Komite Anggaran RPD RI dan termasuk Dalam batas anggaran. Pada saat bersamaan, TA2021. “Batas atas indikatif adalah Rp 2 triliun, dan kami mengusulkan untuk meningkatkannya sebesar Rp 1,7 triliun. Untuk semua ini, ada alasan yang jelas mengapa dapat dijelaskan apakah itu dapat disetujui atau tidak karena masih diteruskan ke” DPR Banggar, akan membahas apakah Menyetujui 1,7 triliun rupee. Masih sepenuhnya salah, kami tetap optimis. “Dewan Perwakilan Komite Kesepuluh menyetujui rekomendasi indikator Kementerian Pemuda dan Olahraga TA melebihi Rs 1,7 triliun pada tahun 2021.

Ketua Komite X DPR RI Hetifah Sjaifudian mengatakan,” Dewan Komite X menyetujui proposal dan kemudian meminta Dewan Perwakilan Rakyat Anggota Banggar dan Komite X berjuang untuk itu “. Kesimpulan. (*)

Tinggalkan Balasan