2020-07-18 |  Kilas Kementerian

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Kemenpora menyelenggarakan kompetisi senam antara unit Kemenpora dan para mitranya. Kompetisi senam dibuka secara resmi oleh Sesmenpora Gatot S Dewa Broto pada Jumat (3/7/2020) di Kementerian Olahraga Remaja. Zainudin Amali dari Nadia dan Kementerian Olahraga Pemuda.

Kompetisi senam dibagi menjadi dua kategori, yaitu menginap di rumah (SAH) dan duduk di rumah senam (DUILAH).

Setiap unit mengirim 4 orang untuk memakai pakaian olahraga dan menghormati perjanjian kesehatan.

Setelah pembukaan senam, Sesmenpora mengumumkan bahwa olahraga tersebut merupakan kelanjutan dari daya tarik Menpora kepada semua kepala kementerian dan departemen pada hari Jumat. “Acara ini merupakan kelanjutan dari seruan Menpora kepada semua pemimpin lembaga tingkat tinggi dan ketua Kamar Dagang. Pada dasarnya, selama pandemi Covid19, kami harus tetap bugar, jadi kami diminta untuk melanjutkan senam setiap hari Jumat, “kata Sesmenpora. Senam Krida pada hari itu bukanlah hal yang baru. Latihan ini ada beberapa tahun yang lalu. Itu bisa dilakukan di mana saja dan di mana saja.

“Jadi, saya berharap untuk memohon kepada publik dan agen karyawan, pemerintah dan institusi agar staf dan karyawan di kantor bisa tetap sehat dan hidup seperti katanya. Dia menjelaskan. Berolahraga pada hari Kamis.

“Olahraga ini adalah bagian dari daya tarik pemerintah (Menpora dan Menpan RB) dan bagian dari latihan, terutama senam Kamis. Hari ini, mengapa kita menyelenggarakan kompetisi senam karena tujuannya adalah untuk memotivasi karyawan pada hari Jumat, ASN dan para pemangku kepentingan memiliki semangat melakukan latihan senam bersama. “

Dia melanjutkan bahwa Kemenpora saat ini memiliki beberapa latihan yang dilakukan di rumah, seperti” Tetap di Rumah (SAH) “,” Senam DUILAH “dan” Covid’s “Senam”, kami juga menyiapkan senam DUILAH untuk lansia, ada juga senam yang disebut “Covid Against Covid”. Tubuh dan lingkungan kita. Senam semacam ini baik untuk orang-orang yang diperintahkan oleh Covid maupun mereka yang memiliki pertahanan fisik yang buruk. “(*)

Tinggalkan Balasan