2020-07-17 |  Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM – Dalam rangka untuk segera membawa ekonomi massa ke bidang perdagangan, Menteri Perdagangan Agus Suparmanto mengusulkan lima tahap untuk membuka tatanan kehidupan baru (standar baru) di bidang perdagangan. – Pembukaan kegiatan komersial, terutama di perusahaan komersial yang mempengaruhi perekonomian nasional, akan dilaksanakan dengan menerapkan perjanjian sanitasi yang ketat dan menyelesaikan pemantauan dan evaluasi pada Juni 2020.

“Semua elemen sektor komersial sedang dipersiapkan. Kementerian Perdagangan telah mengembangkan strategi keluar untuk COVID-19 melalui pembukaan kegiatan komersial. Tahap ini mencakup lima tahap, tergantung pada tingkat kerentanan.” Potensi COVID-19 Sebarkan, “Menteri Perdagangan Agus Suparmanto mengatakan Jumat di resepsi untuk para pemimpin dan anggota kelompok kerja COVID-19 yang menerima oposisi dari Parlemen Indonesia. (29/5) Sore ini.

Kunjungan Kelompok Kerja Parlemen Indonesia COVID-19 ke Kementerian Perdagangan bertujuan untuk meningkatkan Lebaran 1441 H Lebaran, tujuan utamanya adalah untuk membahas persiapan pemerintah untuk pelaksanaan rencana implementasi baru. (Baru normal) Cara hidup dalam Prioritas diberikan pada solusi kesehatan dalam kasus pandemi COVID-19. sektor perdagangan Indonesia.-didampingi oleh menteri perdagangan Agus Suparmanto yang memimpin rapat, dan Sekretaris Perdagangan Okur Nurwan ( Oke Nurwan, Wakil Menteri Jerry Sambuaga, Suhanto, Menteri Perdagangan Dalam Negeri, Indrasari Wisnu Wardhana, Direktur Jenderal Kementerian Luar Negeri, Srie Agustina, Inspektur Jenderal Kementerian Perdagangan, Kasan Muhri, Presiden Lembaga Penelitian dan Penelitian Komersial , Direktur Perdagangan Produk P Futures Tjahya Wijayanti, Menteri Perdagangan, pakar Arlinda Imbangjaya dan Sutriono Edi, dan Direktur Kantor Sugih Rahmansyah, Sekretaris Jenderal Negosiasi Perdagangan Internasional Moga Simatupang ) Dan Direktur Kantor Hubungan Masyarakat Olvy Andrianita dari Kementerian Perdagangan, faksi yang dipimpin oleh Sufmi Dasco Ahmad, Koordinator Kelompok Kerja Oposisi COVID ke-19 dari Parlemen Indonesia. Ada juga beberapa anggota yang hadir, termasuk Emanuel Melkiades Laka Lena, Wakil Ketua Komite IX DPR Gus Nabil, Puti Pramathana Puspa Seruni Guntur Soekarno dan anggota Komite VI DPR Andre Rosiade.-Menurut strategi keluar dari Kementerian Perdagangan COVID ke-19 dari Menteri Perdagangan, ini akan membatasi jam kerja dan Kemampuan operasional, menyesuaikan jumlah kunjungan dan membatasi waktu sirkulasi pengunjung untuk mencapai, dan merumuskan SOP di tempat-tempat kegiatan komersial dengan mengurangi risiko. (V) Setiap tahap strategi ekspor COVID-19 yang dirumuskan oleh Kementerian Perdagangan. Mempertimbangkan penerapan setiap tahap Untuk sebagian besar tergantung pada keadaan area atau area, dan memiliki a Mengatur tingkat transmisi, tingkat disiplin masyarakat dan pelaku bisnis, dan persiapan tim evaluasi dan pengawasan yang dilakukan oleh kelompok kerja COVID-19 pusat dan daerah dan pemerintah daerah. -Rt <1 rasio aktivitas komersial yang dapat dilakukan di area hijau atau area di mana virus disebarkan. Saat ini ada lebih dari 100 area hijau (kabupaten / kota) di 8 provinsi (Aceh, Riau, Kalimantan Utara, Maluku Utara, Jambi, DKI Jakarta, Jakarta, Bali, dan Riau). Tingkat kepatuhan semua aspek masyarakat dalam menerapkan peraturan kebersihan yang diterapkan. Penilaian dan penentuan keadaan daerah ditentukan oleh Biro Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dari kelompok kerja COVID-19 TASK dan pemerintah daerah setempat.

Tinggalkan Balasan