2020-07-08 |  Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM-PDTT Wakil Menteri Desa Budi Arie Setiadi mengatakan bahwa penduduk desa yang terkena dampak Covid-19 akan diawasi secara ketat sebagai bagian dari program Bantuan Langsung Tunai (BLT). Budi Arie mengatakan: “Ini tidak digunakan oleh penyelundup.

Dia meminta pemerintah daerah, kepala desa, pejabat desa, mediator desa dan masyarakat untuk secara aktif memantau implementasi rencana BLT,” kata Budi.

Baca: Menteri Sosial merekomendasikan para pemimpin desa yang takut membubarkan gubuk untuk mencari keselamatan polisi – Menurut Budi Arie, rencana BLT untuk orang miskin adalah karena epidemi Covid-19. Salah satu upaya pemerintah untuk mengurangi beban pada masyarakat. “Rencana Desa BLT adalah kepedulian presiden terhadap penduduk desa yang menderita epidemi ini,” kata Budi. Keputusan Presiden Jokovy adalah bencana nasional, sehingga semua pihak harus mempertahankan keberhasilan rencana BLT.

“N memungkinkan siapa pun untuk menggunakan epidemi Covid-19 untuk keuntungan pribadi, termasuk berurusan dengan dana BLT. Kami berharap rencana itu tidak akan memiliki kesimpulan dan kasus hukum,” kata Budi Arie.

Wakil Menteri Budi Arie menjelaskan bahwa program BLT yang didanai oleh anggaran negara adalah sekitar 22 triliun rupee. Dana dari sebagian dana pedesaan pada tahun 2020 berjumlah 72 triliun rupiah.

Baca: Menteri Gus: BLT tersedia untuk bulan April, Mei dan Juni

Orang miskin di desa masing-masing akan menerima 600.000 BLT Rupiah India selama tiga bulan dari bulan April hingga Juni, setiap bulan Kepala setiap rumah tangga. Sekitar 12 juta keluarga akan mendapat manfaat dari rencana tersebut.

“Rencana BLT harus memenuhi standar. Transfer tunai ini berguna untuk memulihkan daya beli penduduk desa yang telah terpukul keras.” Jangan tumpang tindih dengan rencana PKH, dan bertujuan bantuan makanan non-moneter. Penduduk desa yang memenuhi syarat harus menerimanya. Itu harus memenuhi tujuan. “Wakil Menteri Budi Ali mengatakan.

Dia menunjukkan bahwa mekanisme pemantauan juga telah dibentuk untuk memastikan bahwa rencana BLT berjalan sesuai harapan dan efektif sesuai dengan instruksi Presiden Zokovi. (*)

Tinggalkan Balasan