2020-07-17 |  Kilas Kementerian

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Selama pandemi Covid-19, Indonesia menghadapi banyak tantangan dalam menyediakan makanan masyarakat, tidak hanya dalam produksi, kebijakan masyarakat yang bertujuan memaksimalkan kegiatan di rumah juga menjadi tantangan dalam distribusi makanan. produk publik.

Syahrul Yasin Limpo, Menteri Pertanian, mengatakan pengaruh Covid-19. Tidak hanya buruk bagi kesehatan negara, tetapi juga akan berdampak besar pada sektor ekonomi, termasuk makanan. Dia mengatakan bahwa selain kesehatan, sektor pertanian juga harus siap menjadi pelopor dalam mencegah penyebaran Covid-19.

“Indonesia memiliki batasan di banyak bidang, jadi saya meminta semua pihak yang terkait untuk tetap diam. Saya orang asing dan membutuhkan makanan dan protein. Tanpa makanan, saya tidak bisa menahan virus yang kuat ini.” Syahrul (Syahrul ) Mengatakan setelah menandatangani enam (enam) mitra pertanian dengan Grab di kantor pusat Departemen Pertanian Jakarta (14/4). -Lanjutkan bekerja sama dengan pekerjaan kejang dan harus membantu mendistribusikan produk makanan untuk ternak kepada masyarakat, seperti daging sapi dan ayam, telur, susu dan produk olahan lainnya. 6 (enam) mitra yang bekerja dengan Kementerian Pertanian adalah PT. Indonesia Charoen Pokphan, PT. Indonesia Japfa Comfeed Indonesia. Tri Putra Panganindo, PT. Cimory, PT. Indoguna Utama dan PT. Agro Boga Utama dan pengembangan pemasaran produk ternak online dengan 3 startup di pasar digital, yaitu etanee, Tani Supply Indonesia dan SayurBox.

“Kesehatan dapat dicapai lebih cepat, tetapi dampak pada keinginan pertanian mungkin memakan waktu bertahun-tahun.” Di sini, persatuan diperlukan, hati nurani nasional diperlukan, harus ada banding atas nama negara, jika tidak , Maka kita akan siap untuk melihat masalah yang tersebar di depan kita. “

Mengatasi masalah pangan dalam pandemi Covid-19 membutuhkan kerja sama dan sinergi yang kuat di antara semua pihak. Mereka yang menjabat sebagai gubernur Sulawesi Selatan dua kali menyerukan semua pertanian dan peternakan dan Operator ekonomi di bidang transportasi dan pertanian adalah mitra bisnis dari generasi milenial untuk membantu memenuhi pasokan makanannya sebesar 267 juta d’IndonĂ©. “Bagi kami di Kementerian Pertanian, selain dari perintah Presiden, Kementerian Luar Negeri Tidak bisa diam. Bagi kami, ini kapal ruang kerja. Saya selalu mengatakan bahwa ketika Anda seorang prajurit, tidak ada cara lain untuk negara dan negara Anda, dan teman-teman saya ada di sini sekarang, saya Saya percaya kita dapat menyingkirkan masalah ini lebih cepat, “Syahrul menyimpulkan.

Pada kesempatan yang sama, Presiden Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata mengatakan dia siap untuk berkomitmen untuk mendukung upaya pemerintah untuk menyediakan makanan publik, terutama hewan dan produk olahan Upaya Dia mengatakan bahwa ribuan pengemudi kerang siap membantu mendistribusikan makanan masyarakat dan bekerja keras untuk mendukung kebijakan pemerintah terkait dengan pembatasan sosial skala besar (PSBB) atau jarak fisik / sosial untuk mengurangi Covid-19 di Indonesia. Ya Upaya luar biasa Grab di Kementerian Pertanian, bahkan Menteri secara pribadi campur tangan untuk memastikan penyediaan makanan pokok, seperti telur dan daging, kepada masyarakat. Kami berharap layanan ini dapat dicapai seperti yang dikatakan oleh Menteri, dan saat ini mengikuti peraturan kebersihan keluarga Orang-orang, sekaranglah saatnya bagi kita untuk berkontribusi pada negara ini, “katanya.

Tinggalkan Balasan