2020-07-17 |  Kilas Kementerian

Tasmania TRIBUNNEWS.COM – Kementerian Pertanian (Kementan) terus memulihkan Jaringan Irigasi Tingkat Tiga (RJIT) sesuai dengan kebutuhan petani. Sebagian besar dana disediakan melalui sistem pengelolaan mandiri petani. Salah satunya dieksekusi di Poktan Mitra Harapan di Kampung Cilumbu, desa Mekarlaksana, desa Mekarlaksana, kabupaten Kuramega, kabupaten Tasikmalaya, provinsi Jawa Barat. – “Karena pengelolaan mandiri petani, jaringan irigasi tingkat ketiga yang dipulihkan biasanya akan lebih baik dan petani akan merasa lebih mandiri.” Kami membangun secara bertahap sesuai dengan kebutuhan masyarakat pertanian, “kata Endin Syaripudin. Irigasi, air, petani Menurut dia, dengan penyerahan RJIT ke komunitas pertanian melalui PUKK, pembangunan jaringan irigasi akan diselesaikan oleh mitra. Dia berkata: “Suara lebih keras, volumenya lebih baik, lebih lama, dan rasanya seperti pemilik.

Efek langsung yang dirasakan oleh peternak adalah meningkatkan indeks budidaya, yang hanya bisa sekali, dua kali atau lebih per tahun.

Baca: Kementerian Pertanian berusaha menstabilkan harga ayam yang disembelih — “Melalui rencana restorasi jaringan irigasi, indeks pertanian petani akan meningkat. Jika hanya setahun sekali, itu akan berlipat ganda. “Untuk meningkatkan ekonomi desa dengan meningkatkan produksi pertanian. Pekerjaan ini dilakukan secara mandiri untuk mencapai tujuannya dan untuk menciptakan kesempatan kerja yang paling luas bagi penduduk desa setempat.

” Seperti di Ciangsana Kp Cilumbu 111 RT 06 RW 02 Di desa kecil Mekarlaksana, pelaksanaannya dilakukan melalui swakelola, “kata Asep Tirtana.

Dia menambahkan bahwa ini pasti akan meningkatkan pendapatan warga petani Kp, terutama Cilumbu 111. Ini Bahkan dapat mempromosikan pembangunan ekonomi desa.

Tinggalkan Balasan