2020-07-15 |  Kilas Kementerian

Jakarta TRIBUNNEWS.COM – Kementerian Pertanian mengatakan bahwa penggunaan kredit komersial (KUR) telah mencapai 10 triliun rupee. Pada 20 Maret 2020, penyerapan KUR untuk sektor pertanian dihitung. Penyerapan KUR terbesar terjadi di Jawa Timur, mencapai Rs 2,4 triliun. Direncanakan untuk menginvestasikan 50 triliun rupee dana KUR ke dalam saluran pada tahun 2020. Dana ini didedikasikan untuk petani yang mengembangkan produk pertanian, tanaman hortikultura dan perkebunan.

“Petani di wilayah Jawa timur paling tertarik untuk menggunakan tingkat bunga KUR ini yang jauh lebih rendah dari tingkat bunga pinjaman sebelumnya,” kata Sarwo Edhy, Sabtu (21/3/2020). Di antara tanaman pangan ini, ada 29 triliun rupee, 31.000 rupee untuk perkebunan, 1,2 triliun untuk hortikultura, 2 triliun untuk ternak, 183 miliar untuk layanan pertanian, Rp 552 miliar untuk kombinasi pertanian, dan 16 miliar untuk tanaman hias. Penyerapan KUR pertanian masih didominasi oleh sektor hulu. Di masa depan, kami juga akan mendorong penggunaan KUR di sektor hilir. Sedangkan untuk pembelian peralatan pertanian, “kata Salvo Eddy.-Hulu, Sarwo Edhy mengatakan bahwa selama ini dianggap lebih mudah. ​​Diakses karena tidak memerlukan garansi apa pun. Bahkan jika menggunakan plafon besar untuk membeli KUR sebenarnya sangat mudah diperoleh, Sarwo Edhy .

Implementasi KUR didistribusikan di beberapa provinsi, tingkat penyerapan tertinggi adalah Jawa Timur, dengan Rp 2,4 triliun, yang kedua adalah Jawa Tengah (1,7 miliar Indonesia) Rupiah), Sulawesi Selatan (777 miliar rupiah), Lampung (597 miliar rupiah) dan provinsi Jawa Barat (502 miliar rupiah). Strategi Kementerian Pertanian untuk menstabilkan harga bawang putih dan bawang merah di Mumbai dipengaruhi oleh perusahaan Penghargaan Rumah- “Persyaratan untuk mendapatkan KUR pertanian cukup mudah. Petani hanya perlu memiliki lahan subur yang produktif, rencana pembiayaan anggaran dan beberapa persyaratan verifikasi BI. Jika distribusi KUR sama dengan bank umum, bunganya hanya 6%, “katanya. Salvo mengatakan bahwa Menteri Syahrul Yasin Limpo meminta agar Kurdi diserap sesegera mungkin sehingga sektor pertanian dapat memperkuat ekonomi nasional selama pandemi Covid-19.

“Sektor pertanian akan menjadi tulang punggung Kurdi. Pemimpin Menteri Sialul Sarhro Edhy menegaskan:

Baca: Menteri SYL Sidak untuk memastikan keamanan pasokan daging

Dengan informasi tentang distribusi KUR, Bank BNI, BRI Dan Bank Mandiri telah menjadi distributor di seluruh wilayah Indonesia, Bank BRI membayar KUR d ‘bank lain (plus bank daerah) untuk Rs 597 crore, di mana Rs 7,2 triliun, Bank BNI Rs 1 triliun dan Bank Mandiri Bank 1,3 triliun rupee. )

Tinggalkan Balasan