2020-07-15 |  Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM, Maine-Kementerian Tenaga Kerja (Kemnaker) secara mandiri memproduksi alat pelindung diri (APD) melalui Pusat Pengembangan Pelatihan Kerja Medan (BBPLK), terutama masker wajah (masker wajah). Pelindung wajah digunakan sebagai bentuk dukungan bagi staf medis untuk menangani Covid-19 dan akan diserahkan ke Satuan Tugas Covid-19 di Sumatera Utara.

“Produksi masker wajah adalah inisiatif dari BBPLK Medan, yang bertujuan untuk membantu staf medis untuk meningkatkan kesadaran mereka tentang Covid-19.” Mohammed Ali, CEO BBPLK Medan, pada hari Jumat (4 Oktober 2020) ) Mengatakan dalam pernyataan tertulis.

Mr Ali menjelaskan bahwa fungsi APD digunakan dalam bentuk topeng untuk melindungi area wajah, termasuk mata, hidung dan mulut. Penderita tetesan air liur dan batuk. Topeng akan diberikan kepada personel medis sebagai ambulans untuk bertahan hidup dan melawan Covid-19.

“Topeng itu kemudian akan dibagikan secara gratis kepada staf medis di rumah sakit, klinik dan pusat kesehatan.” Ali-Menurut Ali, tujuannya adalah memproduksi 600 topeng menggunakan bahan mika plastik, ikat kepala dan tali ganda. . BBPLK Medan ini digunakan untuk masker wajah, tahan air, dapat digunakan kembali, dibersihkan dan disemprot dengan desinfektan.

“Selain penggunaan masker, kami berharap topeng ini dapat memberikan rasa aman bagi staf medis saat melakukan tugas, terutama yang terintegrasi dengan tim Covid-19,” kata Pak Ali. — Ali menambahkan bahwa BBPLK dan BLK populernya di Sumatra, Utra dan Sambitra juga telah memproduksi dan mendistribusikan topeng dan PPE lainnya di wilayah masing-masing. Ali berkata: “Dengan Fostered BLK, kami telah memproduksi dan mendistribusikan sekitar 13.000 topeng.” Dia berharap tindakannya akan mengurangi penyebaran Covid-19, terutama di Sumatera Utara. (*)

Tinggalkan Balasan