2020-07-14 |  Kilas Kementerian

Ketua TRIBUNNEWS.COM-MPR memberikan dua prajurit TNI, Serka Muhamamad Sangidun dan Kopda Damianus Lukahera dengan penghargaan untuk memberikan makanan kepada mereka dan menyumbangkan makanan untuk masyarakat pesisir di daerah Flores Timur yang terkena dampak untuk memenuhi tugas mereka dan Pandemi Voluntary Covid-19 berasal dari uang pribadi, gaji, dan bahkan THR bersifat sukarela.

“Semangat solidaritas dan gotong royong yang diajukan oleh Presiden Sukarno pada dasarnya adalah esensi dan implementasi serta realisasi Pancasila dalam bentuk substantif. Ini telah dibuktikan oleh dua prajurit TNI. Ini adalah Pancasila, Bukan hanya bahasa, tetapi sikap dan tindakan, “Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bambang Soesatyo) memberikan kepemimpinan MPR kepada dua tentara TNI pada hari Jumat di lantai 9 gedung Nusantara di Gedung Senat Negara Capitol di Jakarta. Berkata ketika penghargaan (5 Juni 6, 2020) .

Setelah penugasan dua prajurit TNI, itu adalah komandan TNI, kepala staf angkatan laut (KSAL ) Laksamana Hadi Tjahjanto, Laksamana Muda MPR Ahmad Basarah, Laksamana Muda TNI Yudo Margono Wakil Ketua Komite I. Bambang Kristiono, Bapak Ma’ruf Cahyono, Jazilul Fawaid, Sjarifuddin Hasan , Zulkifli Hasan, Arsul Sani dan Fadel Muhammad, wakil presiden. Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid, Achmad Muzani dan Lestari Moerdijat sebenarnya ikut serta dalam upacara pemberian hadiah.

Bamsoet menyebutkan bahwa selama pandemi Covid-19, sikap dan tindakan kedua prajurit TNI telah diperbaiki. Contoh harus menjadi contoh. – “Mungkin pada dasarnya, kedua prajurit TNI tidak berbuat banyak, tetapi itu memberi kami perasaan dan teladan yang sepenuh hati. Apa yang kami lakukan benar-benar digerakkan oleh kami, kami harus seperti ini Seperti katanya, “Ditiru dua prajurit TNI. Bahkan di masa-masa sulit, pandemi ini menunjukkan realitas prajurit TNI Sapta Marga.

Bamsoet menambahkan bahwa apa yang dilakukan kedua prajurit TNI ini adalah nilai-nilai nasional yang diungkapkan oleh MPR melalui berbagai program sosialisasi. Pilar.

“Ini adalah yang paling sangat dihargai dan dihargai oleh kepemimpinan MPR Dasar dari sikap teladan prajurit TNI. Kami berharap bahwa pekerjaan yang dilakukan oleh dua prajurit ini akan diikuti oleh unit lain yang melayani unit. Negara dan negara ini, “katanya.

Pemimpin MPR melanjutkan, Bamsoet juga menghargai kepemimpinan komandan TNI dan kepala staf angkatan laut, yang berhasil mendukung prajurit asli yang sama patriotiknya dengan kedua prajurit TNI itu. Dia berkata: “Kami berharap TNI dapat membudidayakan lebih banyak tentara manusia, mereka adalah teman komunitas, Muhammad Sangidun (Muhammad Sangidun) dan Damianus Lukahera (Damianus Lukahera). -Serda Muhammad Sangidun adalah komandan Observatorium Angkatan Laut Indonesia di Larantuka Flores Timur di Lanaluka Di bawah komando Maumere), di pangkat Koarmada II, dua barang belanjaan itu didistribusikan ke komunitas desa pesisir Flores Timur di TPI di Flores Timur. Serda Sangidun dan Kopda Damianus adalah contoh dari banyak prajurit TNI dari seluruh negeri dari Sabang sampai Merauke dan dari Miangas ke Pulau Rote, mereka telah mempertahankan dan Mendukung nilai-nilai Sapta Marga, sumpah prajurit dan delapan wajib TNI. “” Di antara delapan wajib TNI, kewajiban kedelapan menetapkan bahwa prajurit TNI bertindak sebagai panutan dan memimpin dalam mengatasi kesulitan masyarakat sekitar. Ia berakar. Para prajurit TNI memiliki tanggung jawab untuk memahami kesulitan-kesulitan di masyarakat sekitar karena pandemi Covid-19. Dua prajurit TNI secara sukarela membantu masyarakat di sekitarnya, “kata Hardy Tjahjanto.

Komandan TNI mengungkapkan bahwa selain Serda Sangidun dan Kopian Damianus, ada banyak prajurit TNI dan komandan TNI yang mengambil kesempatan ini untuk mengucapkan terima kasih kepada Ketua MPR dan semua anggota MPR atas perhatian mereka kepada tentara TNI. “

Tinggalkan Balasan