2020-07-14 |  Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM, Indragua-Kementerian Pertanian (Kementerian Pertanian) menerapkan perjanjian sanitasi untuk menangani virus Covid-19 selama musim panen utama. Seperti yang dilakukan petani di Desa Nunuk, Jalan Lelea, Indramayu, di samping implementasi perjanjian kebersihan, infrastruktur dan fasilitas pasca panen akan berlanjut. -Syahrul Yasin Limpo (SYL), Menteri Pertanian (Meng Dan) mengungkapkan bahwa pertanian saat ini menjadi pilar harapan dalam upaya pemerintah untuk memerangi Covid-19. Jumat lalu menekankan bahwa semangat penyediaan makanan bagi 267 juta penduduk Indonesia adalah semangat bagi Menteri Pertanian Indonesia dan semua peserta dalam pembangunan pertanian. Siaran pers diterima oleh Tribunnews.

Oleh karena itu, menurut Menteri SYL, perlu untuk mempersiapkan semua situasi yang mungkin sebelum puasa dan Ramadhan. Jangan berhenti. “Kami hanya menyediakan makanan. Bekerja sama dengan lembaga terkait lainnya, kami berusaha mengendalikan jumlah makanan di pasar untuk menjaga harga stabil,” katanya.

B ACA: Kementerian Pangan bekerja sama dengan Gojek dapat meningkatkan sirkulasi makanan — Sarwo Edhy, Direktur Jenderal Menteri Infrastruktur Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian, mengatakan bahwa setelah panen, Partai politik akan melanjutkan upaya mereka untuk memastikan pasokan air melalui jaringan irigasi terbaik. Mesin pertanian (Alsintan) akan digunakan sepenuhnya, seperti traktor yang dilengkapi dengan roda 2 dan 4 untuk mempersiapkan musim tanam berikutnya. Proses pemanenan harus dilanjutkan. Ketika menggunakan Alsintan, tidak memerlukan banyak orang untuk berkumpul, Sarwo Edhy berkata: “Misalnya, traktor roda dua dan empat juga dapat mengoptimalkan pengelolaan ban sebelum dimulainya musim tanam berikutnya.

Sarwo Edhy menambahkan: petani juga dapat Di bidangnya masing-masing, Brigadir Jenderal Alsintan, Layanan Bisnis Layanan Alsintan (UPJA) dan Kelompok Bisnis Bersama (KUB) mengelola Leasing Kredit Alsintan untuk mencapai kesepakatan .- “Dengan menggunakan Alsintan, petani akan Sarwo Edhy berkata:” Dalam menanam dan memanen Tingkatkan efisiensi dan lebih cepat dalam proses .

Manfaat Metode lain menggunakan Alsintan dapat mengurangi penyusutan (kehilangan) tanaman sebesar 10% dan meningkatkan nilai tambah. Bahkan penanaman padi hanya setahun sekali sebelumnya, karena cepat Proses pengolahan dan panen sekarang dapat ditanam tiga kali.

Tinggalkan Balasan