2020-07-14 |  Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM-Era digital memengaruhi setiap aspek kehidupan. Indonesia tidak terkecuali. Diharapkan bahwa masyarakat akan menjadi lebih sadar akan digitalisasi, termasuk percepatan transformasi digital.

Koordinator Ekonomi Airlangga Hartarto (Airlangga Hartarto) mengatakan bahwa pandemi Covid-19 harus memberikan kekuatan kepada pemerintah untuk mempercepat transformasi digital ini. Menurutnya, ketika menerapkan pembatasan sosial skala besar (PSBB), infrastruktur dan layanan digital telah terbukti menjadi dasar dari berbagai kegiatan produksi.

Baca: Legislator Golkar mengkritik Sri Mulyani karena menggunakan model lama untuk menangani krisis ekonomi periode pandemi

“misalnya, berjualan dan belajar di rumah”, Airlangga, menteri koordinasi ekonomi, mengatakan Hatato.

Pada konferensi pers saat peluncuran rencana dukungan UMKM GrabForGood 2020 Indonesia, Selasa (30/6/2020), Airlangga Hartarto menekankan perlunya transformasi digital. — “Terutama pada saat pandemi: migrasi dari offline ke online adalah apa yang dibutuhkan masyarakat, dan negara-negara juga mendorong digitalisasi, dan ekonomi tidak boleh terlalu tinggi,” kata Airlangga Hartarto. Antara lain, upaya pemerintah untuk meningkatkan harga smartphone di Indonesia di masa depan mungkin lebih terjangkau. Tujuannya adalah untuk membuat lebih banyak orang Indonesia yang melek secara digital sehingga mereka dapat berpartisipasi dalam kegiatan ekonomi melalui e-commerce di masa depan.

Baca: Wakil Gubernur Banten mendampingi Golkar untuk membantu masyarakat memastikan bahwa tujuannya tepat

“Pemerintah akan mendorong harga digital ini menjadi lebih murah. Harga smartphone juga harus lebih terjangkau sehingga lebih banyak orang Anda dapat menggunakan smartphone, “kata Erlanga. Airlangga tidak hanya meningkatkan efisiensi dan produktivitas, tetapi juga mendorong pemerintah untuk bekerja menciptakan lingkungan bisnis yang nyaman bagi usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) untuk memungkinkan mereka melakukan bisnis online.

Agar UMKM dapat bertahan dan berkembang dalam ekosistem digital, bimbingan dan pelatihan yang konsisten dan berkelanjutan juga diperlukan.

Tinggalkan Balasan