2020-07-14 |  Kilas Kementerian

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM – Kementerian Pertanian (Kementan) bertujuan meningkatkan sumber daya manusia melalui program “Sekolah Masuk Pertanian” (PMS). Kementerian Pertanian juga telah mendirikan Komando Strategi Pengembangan Pertanian (Kostratani) dan Pusat Data Ruang Perang Pertanian, dengan tujuan meningkatkan produksi menuju pertanian maju, mandiri dan modern. ——Dalam hal ini, Dr. Sujarwo, Wakil Dekan Departemen Pertanian, Sekolah Pertanian, Universitas Pertanian, Universitas Bravijaia, sepenuhnya mendukung Kementerian Pertanian dalam semua tahap pembangunan program Kostratani, AWR dan PMS, sehingga dapat melacak moral petani dan pasar yang sehat. Daya saing. Program-program ini sangat baik karena meningkatkan moral petani kita, saya juga mendukung PWMP (Pengembangan Pengusaha Pertanian Muda), yang merupakan upaya pemerintah untuk menciptakan sumber daya manusia yang unggul di bidang pertanian. Dia berkata: “Sangat dibutuhkan.” Membaca: Seorang petani membayar upeti atas dukungan dari Departemen Manajemen Zhihong

Membaca: Pertemuan dengan Tentara Pembebasan Rakyat, Budhy Setiawan, untuk menemukan solusi untuk meningkatkan produktivitas pertanian Cianjur

Sujarwo berharap untuk Di bawah rencana PMS, Indonesia akan memiliki banyak generasi dan juara di bidang usaha pertanian masyarakat. Rencana PMS juga harus dapat membangkitkan minat anak muda lain dan memasuki sektor pertanian secara langsung.

“Dalam pengalaman saya, kunci keberhasilan kebangkitan pertanian adalah bahwa pemahaman kaum muda tentang profitabilitas pekerjaan di sektor pertanian semakin dalam.” Pemenang di sektor ini harus muncul karena akan menjadi bagian dari generasi muda lainnya. Jenis godaan. Layanan Penyuluhan Pertanian (BPP) berfungsi sebagai tujuan pembelajaran bagi siswa.

“Kami melakukan ini untuk mencatat akurasi kelompok tani dan mengklasifikasikan kelompok tani untuk mengklasifikasikan kategori desa. Ini juga termasuk P4S dan kelompok tani senior. Oleh karena itu, kami mendorong organisasi mereka untuk mengadopsi teknologi TI yang ada , “simpulnya. (BJN *)

Tinggalkan Balasan