2020-07-13 |  Kilas Kementerian

Tokyo Sugimoto City TRIBUNNEWS.COM-Kementerian Sosial telah semakin mempercepat distribusi bantuan tunai sosial (TSB) kepada penduduk yang terkena dampak Covid-19. Salah satunya terjadi di dua lokasi di Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat, Kamis (9 Juli 2020).

“Hari ini, saya menyaksikan distribusi BST di antara 410 keluarga penerima manfaat di fase ketiga kabupaten Sukhabumi, dan berakhir hari ini,” Menteri Sosial Juliari P Coal mengatakan di desa GOR Benda di daerah tersebut . Markas Cicurug di Kabupaten Sukabumi didasarkan pada pembebasan yang diterima oleh Tribunnews.

Lokasi kedua adalah Bale Desa Kutajaya di daerah Chikurug di Kabupaten Sukhabumi Menurut Departemen Sosial, Biro Standardisasi Telekomunikasi memiliki kecepatan distribusi 531 KPM.

Baca: Menteri Koordinasi PMK: Siapa yang belum menerima bantuan sosial di Papua Barat?

Menteri Sosial mendampingi Wakil Bupati Sukhabumi Adjo Sarjono, Petugas Manajemen Kemiskinan Asep Sasa Purnama, Direktur Pemberdayaan Sosial Edi Suharto dan Nurpujianto 1, Direktur Regional PFM. — Setelah fase distribusi ketiga, Juliliri mengatakan bahwa pemerintah akan menerima 300.000 rupee per bulan dalam bentuk bantuan. Bantuan akan dialokasikan hingga Desember 2020.

Sebagai hasil kerja sama dengan pemerintah daerah (Pemda), Kantor Pos Umum Indonesia dan bank-bank pemerintah, distribusi Kementerian Sosial BST terus diperkuat. (Himbara) .

Baca: Kagumi Menteri Sosial, Gubernur Provinsi Kartala: Diskusi ramah, bersahabat, dan bersahaja dengan Pak Ari

“Koordinasi dengan kawasan ini sangat penting karena pemerintah Indonesia setempat dan Indonesia Post Dan pemerintah negara bagian Himalaya sebagai mitra pipa BST, “kata Juliari. — Kementerian Sosial menyadari bahwa situasi ekonomi saat ini sedang menurun. Oleh karena itu, BST sangat dibutuhkan untuk mempromosikan pengembangan ekonomi masyarakat dan memenuhi kebutuhan dasar keluarga yang tidak dapat dipenuhi karena pandemi Covid-19. Tanya 2 atau 3 warga, dan menunjukkan bahwa Rs 3 juta per bulan diperlukan karena Covid-19 tidak mampu membelinya. Dengan BST sebesar 600.000 rupee, dapat digunakan untuk mempromosikan pengembangan ekonomi masyarakat dan memenuhi kebutuhan keluarga, “perintah Julia Ali. (*)

Tinggalkan Balasan