2020-07-13 |  Kilas Kementerian

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM – Menteri Pemuda dan Olahraga (Mampora) Zainudin Amali penuh percaya diri pada PSSI dan pelatih, mempersiapkan tim nasional untuk berpartisipasi dalam Piala Dunia U-20 di Indonesia pada tahun 2021. Selasa lalu (26/5/2020), Menteri Pemuda dan Olahraga mengatakan dalam siaran pers kepada wartawan online. “” Siapkan tim nasional untuk otoritas dan pelatih PSSI. Kami berharap tim nasional akan menjadi lebih baik di masa depan sehingga mereka dapat menonjol. Menpora mengatakan: “Tentu saja, kami membutuhkan fokus semacam ini. Kami menyatukannya dan menyerahkannya sepenuhnya kepada PSSI dan pelatih yang ditunjuk untuk memandu tim nasional mempersiapkan diri untuk Piala Dunia U21 pada 2021.”

Koordinasi antara Kemenpora dan PSSI Terus untuk terus berhasil sebagai moderator di masa depan. Saya berharap bahwa bahkan selama epidemi Corona hari ini, persiapan untuk tim nasional Indonesia akan berjalan dengan lancar. Mompola mengatakan: “Pemerintah pasti akan menyelenggarakan Piala Dunia U-20 di masa depan. Departemen terkait akan terus mengoordinasikan masalah ini.”

Selanjutnya, Menpora juga membahas pandemi Covid-19 di Indonesia Aktivitas fisik.

Dampak epidemi virus ini sangat besar pada semua hal termasuk olahraga. Karena itu, kompetisi olahraga yang diadakan di negara tersebut harus ditangguhkan sementara.

Sedangkan untuk kemunculan kembali game, Menpora akan berkoordinasi dengan kelompok kerja Covid-19 untuk mempercepat pekerjaan memanipulasi kelompok kerja.

“Sekarang, dalam kasus pandemi korona, Kementerian Pemuda dan Olahraga jelas bukan bahwa kami akan terus bekerja keras untuk berkoordinasi dengan” tim tugas khusus “sambil menunggu dimulainya (kompetisi olahraga). Kami akan mengikuti tim kerja Keputusan itu termasuk instruksi tentang arah, “kata Menteri Pemuda dan Olahraga. -Pada kesempatan yang sama, Menpora mengucapkan selamat kepada Idulfitri 1441 Hijriah, yang menyatakan alasannya baik secara fisik maupun mental. .

“Merry Idulfitri 1441 Hijriah, minta maaf kepada tubuh dan tubuh. Saya berterima kasih dan menghargai teman-teman media yang terus menyebarkan informasi kepada publik. Bahkan dalam pandemi, kita masih dapat mempertahankan kontak online,” kata Menpora. (*)

Tinggalkan Balasan