2020-07-12 |  Kilas Kementerian

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Negara tuan rumah Filipina telah secara resmi mengumumkan pembatalan pelaksanaan Game Paralimpik ASEAN 2020 yang akan diadakan di negara tersebut dari 3 hingga 9 Oktober 2020. Osoth Bavilai, ketua Federasi Olahraga ASEAN (APSF), meloloskan keputusan itu ke Asian Paralympic Games (NOC) dalam sebuah surat edaran resmi bernomor APSF 2020/070 pada 8 Mei 2020.

Filipina telah membatalkan APG pada tahun 2020. Tanggapan Menpora Zainudin Amali. “Kami telah menerima pemberitahuan dari Filipina sebagai penyelenggara APG 2020 bahwa APG yang semula dijadwalkan akan diterapkan pada 2020 jelas telah dibatalkan. Setelah jadwal yang semula dijadwalkan untuk Januari 2020, ia akan mengundurkan diri pada Maret 2020 Ternyata pemberitahuan terakhir belum dibatalkan, tetapi sudah dibatalkan, ā€¯Mompola datang dari Jakarta pada hari Minggu (10 Mei 2020), katanya di kediamannya di Jatiwaringan. Bahkan, lanjutnya, kami telah menyediakan persiapan yang luar biasa untuk atlet kami. Di bawah koordinasi AFN, Pelatnas tunggal nasional dan atlet kami telah dipersiapkan sebelumnya, dan kami telah menetapkan tujuan besar untuk APG ini. Seperti APG sebelumnya, kami memiliki tujuan keseluruhan kejuaraan. “Tapi kami tidak bisa mengatakan kami tidak bisa mengatakan apa-apa karena dibatalkan oleh Filipina sebagai penyelenggara APG. Kami mengetahui bahwa karena suasana di sekitar pandemi Corona sama di negara kami, Filipina juga mengalami hal yang sama. Negara-negara Asean juga mengalami hal-hal, jadi bahkan jika saya tahu bahwa atlet kita harus kecewa karena persiapan mereka luar biasa, mereka memiliki harapan besar untuk menjadi juara, tetapi kita harus merasakan pengertiannya lagi, tetapi apa yang perlu kita lakukan Terima, “pungkasnya. *)

Tinggalkan Balasan