2020-07-12 |  Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM, KARAWANG-Kementerian Tenaga Kerja Ida Fauziyah mengunjungi pelatihan kejuruan dan sistem magang di PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) di Karawang, Jawa Barat pada Kamis (6/3/2020).

Menaker Ida Fauziyah mengumumkan bahwa sejak Presiden Joko Widodo meluncurkan Program Pemagangan Nasional pada tahun 2017, ia mengunjungi TMMIN untuk mengetahui seberapa sukses program pemagangan.

“Yang penting, kita dapat melihat dan mengevaluasi tiga tahun pelatihan kejuruan dan program magang beroperasi. Saya berharap Toyota dapat mewakili industri lain,” kata Ida Fauziyah.

Ida Menaker (Ida Menaker) mengulas pentingnya pengembangan sumber daya manusia (SDM) dengan berinvestasi di sumber daya manusia di Indonesia. Prioritas harus diberikan pada ketersediaan sumber daya manusia yang tepercaya untuk memenuhi permintaan pekerja terampil sesuai dengan industri / pasar tenaga kerja.

Baca: Wabah virus Kementerian Sumber Daya Manusia RI di 12 negara memonitor status PMI 24 jam

“Rencana magang adalah salah satu persiapan pekerja terampil sesuai dengan kebutuhan industri atau pasar tenaga kerja. Selain itu, Magang juga telah mempercepat penyerapan pengangguran dan memasuki pasar tenaga kerja.

Menaker Ida menambahkan bahwa pekerjaannya adalah untuk meningkatkan keterampilan dan produktivitas SDM. Kita dapat melihat bahwa sebanyak 76% dari anggaran Kementerian Tenaga Kerja digunakan untuk Tingkatkan keterampilan dan produktivitas.

Setelah dialog dengan karyawan TMMIN, didampingi oleh Direktur Jenderal Binalattas, Kementerian Tenaga Kerja, Bambang Satrio Lellono dan Departemen Humas Carlo Humas, Soes Hindharno ; Setelah dialog dengan pejabat TMMIN, Menaker Ida mengunjungi ruang konferensi (ASSY) – Membaca: Melalui undang-undang yang komprehensif, Menteri Teten memastikan kerjasama dan keadilan UMKM – dialog berkualitas dengan karyawan TMMIN tentang karyawan Menaker Ida Departemen Inspeksi Akhir Riski Control (QC) terkejut dengan keberhasilan program magang kerja TMMIM. Hanya setelah 6 bulan pelatihan dan sertifikasi magang, Riski dapat bekerja pada mobil terbesar di Indonesia. Menaker bertanya.

” Enam bulan pelatihan, satu minggu pengujian, dan minggu berikutnya pekerjaan, “Riski, lulusan Sekolah Kejuruan Karawang, menjawab.

” Berapa gaji pokok dan berapa sebulan? ” Bawa pulang TMMIM, “Menaker bertanya. Lebih lanjut …

” Kapok Rap 5,3 juta, Rp 9,1 juta sebulan, “kata Riski sambil tersenyum.

Baca: Menaker Ida Fauziyah memuji Presiden Jokowi: Sangat muda, beruntung, saya masih muda— “Alhamdulillah, hampir sama dengan Menteri Gabon. Iya. Menurut nama Anda, ada banyak Rizkin. Untungnya, banyak lulusan SMK masih menganggur, “kata Menaker. -Selama proses pemeriksaan, Mengda Yida juga didampingi Wakil Presiden Kamar Dagang dan Industri. Anton J Supit, Ketua Dewan Pelatihan Kejuruan Indonesia / Nasional (KPVN); Wakil KPVN; Wakil KPVN Presiden / PT TMMIN Direktur Korporasi dan Hubungan Eksternal Direktur Eksekutif Bob Azzam; Ketua TMMIN Warih Andang Tjahjono; Direktur TMMIN Tanaka Yoshiro; PT TMMIN LEM PSP Presiden FSP Aziz Syarif Hidayat. (BJN *)

Tinggalkan Balasan