2021-03-09 |  Kilas Kementerian

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali hampir secara resmi membuka Kejuaraan Bela Diri 2020 pada Sabtu malam (10/10/2020). Menteri Pemuda dan Olahraga Indonesia memuji inovasi dan kreativitas Dewan Eksekutif Seni Bela Diri Indonesia (PB WI) yang menyelenggarakan turnamen seni bela diri virtual selama pandemi Covid-19. Di piala tersebut, Airlangga Hartarto berhasil menjadi juara. Turnamen seni bela diri virtual diadakan dari tanggal 10 hingga 17 Oktober. Total 632 atlet berpartisipasi, termasuk 319 wanita dan 313 wanita dari 50 gimnasium di seluruh negeri. Sasana lebih aktif dalam pembinaan. Selain untuk menjaring atlit bela diri terbaik, para atlit ini akan mempersiapkan diri untuk kejuaraan internasional kedepannya.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada Ketua PB Seni Bela Diri Indonesia. Selama kesibukannya selalu memperhatikan perkembangan. Perkembangan pencak silat Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan diluncurkannya virtual bela diri turnamen malam ini. Pemerintah mengapresiasi Indonesia. Keluarga pencak silat, karena di pandemi mereka bisa berkreasi di kompetisi virtual, ”ujar Menteri Pemuda RI. Dan olahraga.Menurut Menteri Pemuda dan Olahraga Indonesia, tidak mudah menyelenggarakan kompetisi olahraga internal selama pandemi. Akibat dampak virus corona, banyak kegiatan olahraga yang ditunda, termasuk di kamp pelatihan. Atlet dipaksa untuk berolahraga secara mandiri agar tetap sehat.

Menteri Pemuda dan Olahraga RI juga memahami bahwa atlet pasti bosan karena terus berlatih tanpa kejuaraan. Untuk itu, Menteri Pemuda dan Olahraga Indonesia kembali memuji olahraga yang menyelenggarakan turnamen internal selama pandemi Covid-19.

“Saya bersyukur atas kompetisi ini. Gimnasium berusaha melakukan olah raga bagi para atletnya. Tentunya Jurusan Olahraga Pemuda mendukung kreativitas olah raga dan membawa inovasi dan kreativitas. Kami juga mengapresiasi tata kelola yang semakin baik yang diberikan oleh pencak silat. Hal ini juga sejalan dengan persyaratan Kementerian Pemuda dan Olahraga RI. “Selain itu, Menpura Indonesia berharap kejuaraan pencak silat maya tahun ini bisa berjalan dengan lancar dan sukses. Meski sebenarnya sukses, tetaplah sukses. berharap makna dan semangat kompetisi tidak berkurang. Dalam rangka memperingati Hari Partisipasi Pemuda ke-92, Menteri Pemuda dan Olahraga RI menganjurkan agar para atlet pencak silat terus menunjukkan semangat bertanding dan terus berprestasi.

“Penuh semangat dan sportivitas. Bagi para pelatih, para atlet ini harus dibina dengan baik. Untuk pengabdian juri, harus didapatkan skor terbaik dan teradil. Saya berharap kejuaraan ini bisa terlaksana dengan lancar dan sukses.” Indonesia The Kata Menteri Pemuda dan Olahraga. Seni bela diri selalu menjadi latihan bagi para atlet. Meski suasana pandemi, pelatihan atlet terus berlanjut. Pelatihan juga sedang berlangsung. Saya mengagumi juara ini. Itu juga digunakan di gedung olahraga di provinsi. Saya berharap melalui kejuaraan ini, calon atlet bisa lahir dan menjadi kebanggaan bangsa Indonesia. Saya juga berharap dalam waktu dekat, atlet Wu Shu terus berjuang untuk tampil prima dan menyanyikan lagu Indonesia Raya di kompetisi internasional mendatang. Saya berharap Anda mendapatkan permainan yang menyenangkan dan semoga berhasil. Airlangga Hartarto, Ketua Panitia Pelaksana Seni Bela Diri Indonesia (PB WI), akhirnya mengatakan: “Terima kasih kepada Menpora di Indonesia atas dukungannya. Saya berharap sinergi terus bisa kita ciptakan.” (*)

Tinggalkan Balasan