2020-12-31 |  Kilas Kementerian

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Mengusung tema nasionalisme dalam pandemi Covid-19, Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali berharap IPNU / IPPNU menjadi organisasi utama di Indonesia untuk menjaga eksistensi Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Ini diturunkan dari Menbora, Indonesia. Saat pembukaan webinar virtual remaja nasional yang diadakan dari SitRoom Kemenpora pada Selasa (10/11/2020).

Webinar yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Pahlawan 10 November 2020 ini diselenggarakan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga se-Indonesia. Dalam pertemuan tersebut dikatakan bahwa semangat perjuangan heroik tidak terlepas dari peran para tokoh NU. Ia mengatakan: “Situasi saat ini.” “Sekarang semangat ini bukan lagi memperjuangkan kemerdekaan kolonial, tetapi harus diwujudkan agar negara bisa berkembang lebih maju, itu dilakukan oleh generasi muda. Generasi muda eksekutif NU berperan aktif dan menjadi garda terdepan dalam mengedepankan optimisme di dalam perusahaan dengan menyampaikan cerita-cerita positif. Namun kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi harus dibarengi dengan peningkatan iman dan ketuhanan. Memang banyak berita yang tidak bisa kita tolak, tapi sebagai generasi muda, terutama generasi muda, NU harus bisa menyaring berita-berita yang tidak jelas. “-Menurutnya, ke depan tantangan kita akan semakin berat, baik dari dalam maupun luar negeri. IPNU / IPPNU berada di garda terdepan dalam menjaga eksistensi negara NKRI. IPNU-IPPNU adalah organisasi kader yang ditujukan untuk masa depan para pemimpin PBB Kader sudah siap. Dia menyimpulkan bahwa saudara-saudari muda ini berharap untuk membentuk kembali kepemimpinan di Perserikatan Bangsa-Bangsa dan lebih lanjut membentuk kembali kepemimpinan di seluruh negeri. (*)

Tinggalkan Balasan