2020-07-11 |  Kilas Kementerian

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Dalam rangka menjaga pasokan dan menstabilkan harga pangan, kepala Otoritas Keamanan Pangan (KK) dan kepala Agung Hendriadi dari Kementerian Pertanian (Kementan) meminta kepala dinas ketahanan pangan provinsi untuk secara aktif memantau pasokan dan stok makanan di masing-masing daerah. Dan tren harga. Pada rapat koordinasi stabilisasi harga pangan, Bapak Agung mengatakan: “Manajer perlu memahami situasi pasokan dan harga makanan di daerah mereka. Jika persediaan tidak mencukupi atau fluktuasi harga, itu dapat segera diperbaiki.” Pasokan dan Harga Makanan Bogor, Rabu (19 Februari 2020) .Untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo memerintahkan perluasan pasokan Idul Fitri dan menjaga harga pangan. -Agung menjelaskan bahwa Kementerian Pertanian jelas membagi tugas menjaga pasokan makanan dan stabilitas harga. – “Jika provinsi kekurangan pasokan dan harga berfluktuasi, pemerintah pusat memerlukan kerja sama antar provinsi. Oleh karena itu, selama periode kabupaten, pemerintah provinsi harus melakukan intervensi antar daerah sehingga harga dapat stabil dengan cepat.”

Agung Ditekankan bahwa semua daerah harus secara aktif memantau harga pangan di daerahnya masing-masing. Ini harus dilanjutkan. , Untuk membangun sistem, “kata Agung.-Agung menambahkan bahwa Kementerian Pertanian juga memberikan bantuan biaya transportasi untuk distribusi makanan dari daerah surplus ke daerah kurang sehingga pasokan dan harga pangan stabil. —” Apakah laporan Ada kekurangan pasokan di daerah ini, kami akan membantu mengoordinasikan untuk menarik daerah surplus lainnya, kami juga membantu mengurangi biaya transportasi. “Kata Agung.-Pada pertemuan yang dihadiri oleh Direktur Biro Keamanan Pangan Provinsi, Agung menghargai langkah-langkah yang diambil untuk menstabilkan pasokan dan harga makanan dengan kepemilikan makanan murah, termasuk Sumatera Barat, Jambi, Jawa Tengah dan Banten.

Transfer ke Agung. Dari bulan Maret dan April, beberapa produk seperti beras akan dipanen, sehingga harus aman sebelum lebaran. Sama seperti produk lain seperti bawang, lada dan jagung. — -Kepala pusat distribusi dan cadangan BKP Risfaheri menjelaskan dalam sambutannya: Kegiatan yang bertujuan untuk menstabilkan pasokan dan harga produk-produk dasar meliputi: tingkat tertentu dari pasar murah, optimalisasi kegiatan pusat-pusat petani Indonesia dan percepatan distribusi makanan.

Tinggalkan Balasan