2020-07-10 |  Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM-Entang Sastraatmaja, pengamat pertanian dan ketua harian Asosiasi Petani Indonesia (HKTI), mendesak masyarakat untuk tidak panik dan khawatir tentang cadangan pangan nasional. Menurut Entang, ketakutan itu tidak berdasar karena pemerintah telah memastikan bahwa permintaan pangan pada tahun 2020 aman dan terkendali. Jika kita percaya data, itu sudah cukup. Jangan takut akan inventaris, karena faktanya, kami sudah sangat bagus dalam mengelola permintaan, ‚ÄĚkata Entang, Kamis (5/3).

Sejauh yang kami ketahui, beberapa komunitas baru-baru ini mengalami pembelian panik – mengumumkan bahwa virus Corona telah masuk ke Indonesia Setelah itu, ini dilakukan agar setiap keluarga memiliki lebih banyak inventaris.

Entang mengatakan bahwa masyarakat harus mulai menumbuhkan keinginan untuk deteksi dini untuk menyelesaikan masalah seperti penyebaran flu burung. Dia mengatakan bahwa jika dilaksanakan, itu akan Tidak akan ada sikap panik membeli.

“Jika orang selalu memprioritaskan situasi ini, panik membeli akan terus terjadi,” Entang menjelaskan. Mudah-mudahan, Entang, Kementerian Pertanian melalui bupati harus membangun dengan masyarakat Komunikasi dan kualitas yang lebih efektif. “” “Biarkan pemimpin daerah menjadi dosen Kementerian Pertanian untuk menjelaskan ketersediaan makanan pokok,” “

Pada saat yang sama, Dekan Sekolah Tinggi Pertanian di Universitas Islam Riau, Paman Ismail Pernyataan itu sangat menyesalkan sikap mereka yang panik. Apalagi jika ada dealer yang menaikkan harga secara sepihak.

“Membeli panik hanya membuat kebutuhan sehari-hari menjadi langka, dan pedagang akan selalu memanfaatkan kesempatan ini untuk mendapat untung. Ini jelas sangat buruk bagi masyarakat dan tidak perlu melakukannya.” “Katanya

Dalam hal ini, Ujang Dukung posisi pemerintah untuk menghentikan orang yang mencari untung yang mencari penderitaan orang lain.

“Saya sepenuhnya setuju bahwa perilaku polisi akan keras terhadap spekulan dan bahwa mereka akan menyakiti publik dengan menjual barang-barang yang diperlukan dengan harga tertentu. “Seharusnya ketika kita dihadapkan dengan epidemi seperti itu, kita perlu saling membantu dan saling membantu untuk menunjukkan persaudaraan kita sebagai sebuah negara, sehingga tidak akan ada kepanikan seperti sekarang,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan