2020-12-28 |  Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM-Pemerintah resmi memberikan pengalihan dan konsesi PT melalui Kementerian Perhubungan. Bandar Bakau Jaya melakukan pengoperasian, pengoperasian dan pengembangan pelayanan pelabuhan untuk Terminal Bandar Bakau Jaya di Desa Margagiri, Kabupaten Serang Kabupaten Bojonegara, Provinsi Banten.

Kesepakatan tersebut tertuang dalam KSOP Class I Concession Agreement, Kantor Banten dan PT Biro Perusahaan Pelabuhan. Bandar Bakau Jaya (PT. BBJ), mengenai pengoperasian jasa pelabuhan terminal Bandar Bakau Jaya di Pelabuhan Banten, kontrak ditandatangani oleh Victor Vikki Subroto, Kepala Kantor KSOP Banten Kelas I, dan Ketua Pelaksana PT. BBJ Jakis Djakaria menghadiri rapat general manager perkapalan R. Agus H. Purnomo di Hotel Borobudur Jakarta, Kamis (23/7).

Menurut General Manager Agus, pelaksanaan waralaba merupakan implementasi UU No. 17. Konvensi 2008 tentang Navigasi bertujuan untuk memastikan keamanan hukum dari operasi jasa pelabuhan yang dilakukan oleh badan niaga pelabuhan (BUP) dan untuk meningkatkan kualitas dan efisiensi operasi pelabuhan.

“Salah satu kebijakan pelabuhan nasional adalah menghilangkan monopoli dan menciptakan investasi di sektor pelabuhan, termasuk swasta. Oleh karena itu, peran swasta dalam pengelolaan pelabuhan yang profesional sangat penting, karena jika semua pelabuhan dikelola secara profesional, Maka tentunya akan memberikan kemudahan. General Manager Agus dalam sambutannya. -Partainya menegaskan akan terus bekerja keras agar prosedur perizinan kontraktor pelabuhan swasta lebih mudah dan simpel.Harapannya bisa mempersingkat proses franchise .

“Dengan adanya kesepakatan ini diharapkan dengan adanya kesepakatan tersebut dapat lebih meningkatkan pelayanan kepelabuhanan, mendorong pembangunan ekonomi masyarakat khususnya di Provinsi Banten, serta meningkatkan penerimaan negara bukan pajak darinya. Pendapatan waralaba nasional yang diterima pemerintah PT. BBJ. Victor berkata: “Pemerintah akan menerima konsesi sebesar 3,5% dari pendapatan tahunan (total) dan akan melakukan penilaian rutin berdasarkan fasilitas pelabuhan yang ada.” Konsesi tersebut mencakup area seluas 180.000 meter persegi tanah pertanian, terhitung untuk Luas 6 hektar, dengan aset konsesi, antara lain dermaga, causeway, jembatan trestle, pile yard, trotoar, road buoys dan beacon, kantor KSOP Banten, fasilitas air minum, pemadam kebakaran, alat bongkar muat, dan alat mekanik elektrik- “harap saya Kesepakatan perjanjian konsesi ini dapat memperkuat kerjasama sektor pelabuhan dan menciptakan lingkungan investasi yang lebih baik terutama bagi pihak swasta dalam hal ini entitas pelabuhan niaga PT. Ia menyimpulkan: “Bandar Bakau Jaya” ( *)

Tinggalkan Balasan