2020-12-28 |  Kilas Kementerian

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Parlemen Indonesia resmi mengesahkan Undang-Undang Penciptaan Lapangan Kerja Komprehensif (Keimigrasian) di Jakarta pada Senin (10 Mei 2020). Upacara pengukuhan juga menimbulkan kontroversi dari seluruh lapisan masyarakat, salah satunya adalah serikat pekerja.

Untuk itu, Menteri Tenaga Kerja (Menaker) Ida Fauziyah (Ida Fauziyah) menulis surat pembukaan RUU kepada pekerja / serikat buruh yang masih menolak untuk berintegrasi. Ciptaker berencana menggelar aksi mogok nasional pada Selasa (5/10/2020). Berikut pesan Menteri Ketenagakerjaan kepada serikat / serikat buruh:

Kepada rekan-rekan / serikat buruh,

Sejak awal tahun 2020 kita sudah memulai dialog tentang Job Creation Act, dan kedua belah pihak telah mengesahkan lembaga formal tripartit dan informal. Kami telah mendengar keinginan Anda dan kami telah memahaminya. Jika memungkinkan, kami akan memasukkan keinginan ini dalam tagihan ini. Pada saat yang sama, kami juga menerima permintaan dari berbagai kelompok. –Aku mencari keseimbangan. Antara melindungi pekerja dan memberikan kesempatan kerja bagi jutaan pengangguran yang masih belum memiliki penghasilan dan tidak memiliki rasa bangga. Itu tidak mudah, tapi kami melakukan yang terbaik. –Aku tahu beberapa teman kecewa atau tidak puas. Saya menerima, saya mengerti. Ingat, hatiku bersamamu dan yang masih menganggur.

Mengenai rencana pemogokan nasional, saya meminta saya untuk mempertimbangkan kembali dengan tenang, karena situasi ini jelas tidak mungkin untuk turun ke jalan dan bersatu. Angka pandemi Covid masih tinggi dan belum ada vaksinnya.

Pertimbangkan kembali rencana serangan. Baca tagihan penciptaan lapangan kerja ini secara keseluruhan. Kami menerima banyak permintaan dari teman-teman kami. Terkait persyaratan PKWT, outsourcing, dan terminasi, semua konten masih mengacu pada UU yang lama. Keberadaan UMK selalu menyelesaikan masalah pengupahan. Jika seorang teman ingin dihosting 100%, itu tidak mungkin. Tapi lihat hasilnya. Kami akan melihat bahwa hubungan partai kami sangat jelas.

Karena itu telah menampung banyak orang, pemogokan itu tidak relevan. Lupakan rencana ini. Jangan mempertaruhkan hidup Anda, istri, suami dan anak-anak Anda di rumah. Kita perlu menjaga kesehatan mereka. –Aku mengundang kita untuk duduk bersama. Bergairah melindungi mereka yang bekerja dan menyediakan pekerjaan bagi mereka yang masih menganggur. Saya berharap dapat melihat teman-teman di meja dialog, bukan di jalan. Saya yakin kita selalu bisa menemukan kesamaan. Kami mencoba menyalakan lilin alih-alih menyalahkan kegelapan. (*)

Tinggalkan Balasan