2020-12-28 |  Kilas Kementerian

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Pemangku kepentingan daerah harus memahami dan mampu melakukan analisis neraca air yang baik dalam perencanaan daerahnya.

Neraca air adalah analisis yang menggambarkan penggunaan sumber daya air regional dan ditinjau atas dasar ini. Perbandingan antara permintaan dan ketersediaan air.

Segala macam tantangan, terutama yang berkaitan dengan lingkungan dan sumber daya alam (khususnya hutan), harus dikelola dan diselesaikan dengan baik atas dasar hukum dan ilmu pengetahuan. Menteri LHK Siti menyatakan bahwa untuk sumber daya alam Indonesia kita perlu lebih siap dan memiliki pemahaman yang lebih baik tentang berbagai pengetahuan teknis untuk mendukung tugas-tugas kita, seperti metodologi neraca air. Dengan kata lain, kita harus memiliki bekal yang baik. ” Pada acara pembukaan, Nurbaya melakukan pelatihan analisis spasial dan temporal sosialisasi dan neraca air untuk pengurangan bencana. Pelatihan tersebut sebenarnya dilaksanakan pada Kamis (9 Maret 2020). Bagi Menteri Siti, penting untuk memperdalam Desain lansekap, pemahaman wilayah teritorial dan pengelolaannya, serta aspek ekologi keseimbangan air. Secara khusus pemahaman tentang neraca air akan membantu perencanaan wilayah terkait dengan pembangunan dan kapasitas air hujan bendungan.

Analisis neraca air juga berperan dalam menentukan masa tanam atau bulan kering dan basah dari jadwal tanam, dan penetapan model tanam untuk model tanam.Selain itu, metode neraca air terkait dengan tingkat restorasi gambut, dan pembahasan tentang gambut juga terus dilakukan untuk mencegah Kebakaran gambut. Hutan dan tanders… “Semoga pelatihan ini bermanfaat bagi teman-teman di lapangan, karena saya tahu persis bahwa data iklim BMKG sangat besar dan sangat bagus. Kami juga menganggap data ini sangat berguna Menteri Siti mengatakan: “Apalagi bagi teman-teman yang terus berada di wilayah konsentrasinya kebakaran hutan dan lahan akibat data BMKG”, niscaya hal ini akan membantu kita melindungi sumber daya alam dan melindungi negara kita. Indonesia tercinta “, lanjutnya.

Tinggalkan Balasan