2020-12-28 |  Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM-Senin (13/7) malam, kawasan Masamba di Kabupaten Luwu Utara Sulawesi Selatan dilanda banjir bandang. Peristiwa tersebut disebabkan oleh hujan deras akibat pengaruh suhu permukaan laut di Skeleton Bay yang menyebabkan sungai meluap, alur jalan tertutup lumpur, dan terputusnya saluran komunikasi. (UPP) Level II Palopo segera mengambil tindakan untuk memberikan bantuan kepada para korban banjir di kawasan Masamba.

“Setelah mendengar kabar, banjir pun melanda, dan pihak UPP Palopo mewakili Administrasi Umum Angkutan Laut Kementerian Perhubungan untuk memberikan bantuan bantuan bencana berupa sembako untuk meringankan beban warga terdampak yang saat ini berada di pengungsian Taufan Eka Putra, Kepala Kantor Tingkat II, di Palopo, Palopo, Sulawesi Selatan, Selasa (14/7). Curah hujan di daerah itu tidak cukup tinggi. Tao Fan mengatakan: “Saat itu Senin malam. Yang terjadi, sebenarnya curah hujan di daerah Palopo, Luvu dan Luvu bagian utara sangat tinggi, hampir setiap hari. Lebih lanjut Tao Fan menjelaskan bahwa ketika dia dan rekan-rekannya mengetahui bencana alam tersebut hingga Selasa (14/7) pagi, pihaknya langsung memerintahkan rekan-rekannya di kantor UPP Palopo Kelas II untuk menyiapkan bantuan sembako dan segera mengirimkannya. Tempat evakuasi mengirimkan bantuan.

Tao Fan mengatakan kantor UPP Palopo berjarak sekitar 70 kilometer dari lokasi kejadian. “Para anggota menggunakan kendaraan dinas lapangan untuk berangkat pagi hari karena medan cukup berat. Mereka langsung terjun ke tempat kejadian. Tempat asalnya adalah desa. Dari Ked Radda. Dia menjelaskan: “Masamba”. Ia menjelaskan, dengan bantuan posko pengungsi, ia dan anggota lainnya dibawa ke pengungsian sekitar 2 kilometer dari jalan raya yang terletak di sekitar perkebunan warga pegunungan. Tao Fan berkata: “Tim Bosco mendirikan tenda disana, dan para korban banjir hanya membawa apa yang mereka butuhkan karena terjadi begitu cepat sehingga mereka tidak punya waktu untuk ‘membawa keperluan lain .’- Akhirnya, Saat bantuan diserahkan, warga mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Perhubungan, khususnya Administrasi Umum Angkutan Laut atas bantuannya. Mereka sangat berharap mendapatkan bantuan semacam ini dalam kondisi saat ini. Menghadapi ujian ini mohon bersabar, ”ujarnya. — Tao Fan juga menghimbau semua pihak untuk ikut serta membantu Gan meringankan beban korban banjir, serta berbagi dan berbagi dengan saudara-saudara yang terdampak.

Tinggalkan Balasan