2020-12-27 |  Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM-PT. Indonesia Post (Persero) optimistis penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) tahap III dapat selesai tepat waktu. Direktur PT. Pos mengakui, Menteri Sosial Juliari P. Batubara mengambil langkah luar biasa untuk mempercepat penyaluran BST.

“Kami optimistis tahap ketiga pendistribusian BST akan selesai pada pertengahan Juli. Direktur Jaringan dan Jasa Keuangan PT Pos Indonesia mengatakan:“ Jika ada masalah dengan pemerintah daerah, Menteri Sosial Juliari P. Batubara dan Stafnya segera turun tangan untuk membuka jalan bagi kami. Jakarta Ihwan Sutardiyanta (06/07). – PT Pos optimis dengan kemungkinan tercapainya tujuan tersebut. Karena perbedaan antara Tahap I dan Tahap II, serta berbagai tantangan Tahap III yang dibawa oleh Tahap I dan Tahap II, Penerbitan BST ini masih harus menghadapi aturan PSBB yang membatasi pergerakan masyarakat. Untuk saling memahami. “Tahap ketiga, tidak ada PSBB. Sekarang kerja sama dengan pemerintah daerah semakin dekat, jadi menurut saya lebih mudah untuk membatalkan pernyataannya. Selain itu, Ihwan Sutardiyanta juga menyampaikan optimisme terhadap PT Pos juga dikarenakan pada periode sebelumnya, Menteri Sosial Juliari dan seluruh jajaran Kementerian Sosial melakukan langkah khusus untuk mempercepat penyaluran BST. . Dia berkata.

Atas dorongan dan peran penting Kementerian Sosial, khususnya Menteri Sosial Juliari P. Batubara (Juliari P. Batubara) dan jajaran lain di Kementerian Sosial, kata PT Ihwan. Pos yakin target alokasi bisa tercapai pada pertengahan Juli.

Dalam jumpa pers, PT Pos Indonesia (Persero) juga memaparkan berbagai terobosan guna mempercepat penyaluran BST. Ia mengatakan, dalam kasus lain, Menteri Sosial Bidang Sosial meminta PT Pos menambah meja pelayanan.

“Agar lebih banyak KPM dapat disediakan”. PT Pos juga semakin meningkatkan layanan KPM dengan membuka jalur distribusi. masyarakat. Ini termasuk kantor desa, kantor jalan, sekolah, dan lembaga lain yang mendekatkan layanan ke KPM dan mematuhi prosedur sanitasi untuk menghindari antrian dan kepadatan. Kantor pos dan komunitas, apapun alasannya. Ia mengatakan, misalnya untuk penyandang cacat, lanjut usia, KPM sakit dan KPM yang jauh dari lokasi pembayaran, “…” PT Pos juga memperpanjang jam pelayanan dari pagi hingga akhir (hingga sore). Ia mengatakan: “Selama liburan, kami masih terbuka untuk pelayanan. -Perkuat koordinasi dan kerjasama dengan kelurahan, TKSK, organisasi kemasyarakatan (Karang Taruna, Hanspur, dll), pemerintah daerah dan aparat keamanan (polisi dan polisi). TNI). Ia mengatakan: “Khususnya dengan TNI, kami bekerja sama dengan menambah operator. “Selain Ihwan Sutardiyanta yang turut hadir dalam jumpa pers, Sis Apik Wijayanto, Direktur Hubungan Kelembagaan. (*)

Tinggalkan Balasan