2020-12-27 |  Kilas Kementerian

JAKARTA, TRIBUNNEWS.COM-Presiden Republik Indonesia dalam sambutannya pada rapat tahunan MPR RI dan rapat gabungan DPR RI dan DPD RI 2020 bahwa ekosistem nasional yang produktif dan inovatif tidak akan terwujud tanpa adanya undang-undang yang menguntungkan, Perkembangan ekosistem politik, budaya dan pendidikan. -Bekerja sama dengan seluruh sektor tanah air untuk pulih dari dampak pandemi virus Corona (Covid-19) merupakan prasyarat bagi ekosistem nasional yang produktif dan inovatif yang kita dambakan semua.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) (Kemendikbud) menggalakkan percepatan penanganan pandemi Covid -19 melalui berbagai inisiatif kerja sama. -Banyak kebijakan telah diterapkan untuk memfasilitasi pemrosesan dan pemulihan. -Tidak hanya itu, selain itu, meski dengan berbagai penyesuaian, “Accelerated Transformation Agenda” yang mendukung presiden dan wakil presiden dalam mewujudkan visi dan misi Indonesia maju tetap tidak berubah.

Dengan mengurangi anggaran dan merealokasi anggaran, berbagai kebijakan dan rencana dilaksanakan selama pandemi. Penanganan Covid-19 akan segera dilakukan.

Kegiatan tersebut menunjukkan ide-ide tentara Indonesia, seperti menggalang terus menerus peningkatan Covid-19 vol secara nasional, menjadi pusat pengujian Covid-19, dan membeli peralatan medis.

Di masa sulit ini, gotong royong dalam pembelajaran dilakukan pada saat pandemi agar masyarakat bisa terus mengenyam pendidikan.

Dari program Home Learning (BDR) di TVRI, menyediakan materi pembelajaran tercetak, mengoptimalkan penggunaan aplikasi Rumah Belajar, menyiapkan modul pembelajaran sesuai rencana dalam kondisi khusus, dan menerapkan kebijakan pembelajaran pada saat pelaksanaan tahun ajaran baru dan Tahun ajaran selama pandemi. Bahkan dalam situasi yang sangat sulit ini, literasi, numerasi, pembentukan karakter dan pemahaman budaya masih dapat ditingkatkan.

Tinggalkan Balasan