2020-12-26 |  Kilas Kementerian

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Sektor Pekerja Rumah Tangga, khususnya Pekerja Rumah Tangga (PRT), telah memberikan kontribusi besar bagi keluarga dan perekonomian nasional.

Menteri Sumber Daya Manusia Ida Fauziyah mengenang bahwa melindungi PRT, khususnya PRT, Menaker Ida mengatakan: “Perlindungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi juga tanggung jawab kita semua, termasuk tanggung jawab lingkungan kerja PRT.” Pada Senin (13/7/2020), ia menjadi keynote speaker pada webinar bertajuk “Pentingnya UU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga Indonesia bagi PRT” yang diselenggarakan oleh Kovani. -Menaker Ida menjelaskan bahwa pembantu rumah tangga memiliki peran penting dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarga. Oleh karena itu, perlu diberikan perlindungan yang memadai bagi pekerja sebagai pembantu rumah tangga.

Perlindungan ini bertujuan untuk menjamin hak-hak dasar pekerja dan kesempatan yang sama, dan untuk mengakui mereka tanpa diskriminasi. Mewujudkan kesejahteraan pekerja dan keluarganya berdasarkan harkat dan martabat kemanusiaan. “-Menaker Ida menambahkan bahwa ada dua hal utama dalam melindungi PRT. Pertama, mengenai kesepakatan kerja antara PRT dan majikan.

“ Dengan kesepakatan kerja yang jelas, jam kerja akan disepakati. Hak dan kewajiban, liburan dan liburan, kemungkinan resiko, jaminan sosial, dll, “kata Menaker Ida dari Ida ..

Kedua, undang-undang standar ketenagakerjaan berlaku, dimana standar ketenagakerjaan mengacu pada perjanjian perburuhan.

” Occurrence Hal-hal yang tidak kondusif bagi PRT karena kurangnya, katanya. -Menaker Ida menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen kuat untuk melindungi PRT. Keluarnya Peraturan Nomor 2 Tahun 2015 tentang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga oleh Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia menunjukkan hal tersebut.

Permenaker tersebut mengatur tentang perjanjian kerja, kewajiban keluarga dan pemberi kerja, jam kerja, jaminan THR dan perlindungan kesehatan sosial, dan Membatasi. Dia berkata: “Untuk ini, saya mengajak semua orang untuk melindungi pekerja rumah tangga dan menghentikan kekerasan terhadap pekerja rumah tangga. Inilah yang kami mulai dengan diri kami sendiri dan keluarga kami.” (*)

Tinggalkan Balasan