2020-12-26 |  Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM-Menteri Sosial Juliari P. Batubara mengatakan, Kementerian Sosial siap memberikan penampungan N bagi korban pelecehan seksual remaja N (14).

Para pekerja sosial Kementerian Sosial menyatakan siap Karena mereka memiliki sumber daya manusia yang unggul dan fasilitas yang memadai. Selamat datang para korban. Pasalnya, sentra milik Kementerian Sosial dikelola oleh sumber daya manusia yang lebih tinggi. Kami juga telah menyiapkan kamera pengintai untuk memastikan pengawasan yang lebih baik terhadap mereka. Artinya, keselamatan anak-anak bisa lebih optimal, ”kata Menteri Sosial Juliari kepada Pemkab Sukabumi Cicurug (9/7/2020).

Sebelumnya, Mensos kepada penanggung jawab shelter Lampung. Prihatin dengan pelecehan seksual terhadap remaja N (14).

Kementerian Sosial Sakti Peksos berkoordinasi dengan semua pihak terkait untuk memastikan perlindungan dan bantuan kepada para korban. — “Saya sangat khawatir dengan Dong Nan Pelecehan seksual pada remaja N. Selain itu, saya dengar pelakunya adalah penanggung jawab rumah persembunyian dan harus melindungi korbannya, ”ujarnya. Namun harus juga menyasar berbagai kasus pelecehan anak di berbagai wilayah Tanah Air. Menurut Mensos, hal ini mengindikasikan ancaman bagi keselamatan anak.

Baca: Lathifa ajak perempuan korban pelecehan untuk melapor ke polisi

Mensos Juliari mendorong semua pihak untuk bekerja lebih keras, menjadi lebih sensitif, dan memastikan lingkungan yang memungkinkan bagi anak-anak untuk benar-benar tumbuh dan berkembang

“Mari kita cermati pemberitaan media yang hampir setiap hari memberitakan kekerasan terhadap anak. Saya menyerukan kepadanya untuk mengatakan: “Semua pihak, pemerintah, komunitas, termasuk orang tua, pendidik, tokoh masyarakat, cendekiawan dan semua pihak terkait, harus memperkuat perlindungan dan menciptakan kondisi yang aman dan menguntungkan bagi perkembangan anak. Pembunuh pengantin baru, Penemuan kekerasan seksual remaja-N-N (14 tahun) menjadi korban pelecehan seksual oleh seorang pekerja residensial di Pusat Pelayanan Komprehensif Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Lampang.

Tinggalkan Balasan