2020-12-25 |  Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM 10 Agustus ditetapkan sebagai Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN). Acara terbesar tahun ini digelar pada Rabu (16/9/2020) di Taman Nasional Kutai, Kota Bangtang, Kalimantan Timur.

Bertemakan “Nagari Limba Nusa-Peduli Peradaban dan Melindungi Alam”. Pelaksanaan kegiatan ini akan terus menerapkan kesepakatan kesehatan Covid-19 dan melakukan siaran virtual untuk membawa seluruh tanah air di berbagai wilayah Indonesia Hubungkan semua aspek anak. –Selain mengadvokasi semangat perlindungan, pelaksanaan HKAN 2020 juga harus mendukung penyiapan dan penguatan Provinsi Kalimantan Timur sebagai Ibukota Negara Indonesia (IKN) yang diharapkan berada di wilayah administrasi Kab.Penajam Paser Utara dan Kab ( Kab. Kutai Kartanegara) dengan luas wilayah administrasi diperkirakan 256.000 hektar.

Baca: KLHK akan sertifikasi teknisi AC: cegah penipisan ozon

“Pesan Presiden Joko Widodo jelas bahwa kita akan menyiapkan calon negara saat kita melakukan kegiatan lingkungan. L Recovery. Artinya IKN Siap dan berkembang. Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Alue Dohong mengatakan dalam pengumumannya IKN telah menerapkan prinsip kelestarian lingkungan. Kalimantan, Rabu (16/9/2020). – Kali ini, Wakil Menteri Arue menyampaikan harapannya kepada pemerintah, pemerintah pusat dan daerah di semua tingkat teknis agar serius dan berkomitmen untuk melindungi negara dan bangsa, yang terpenting adalah menjaga alam dan sumber daya alam, karena inilah yang akan terus dilindungi oleh peradaban Indonesia. Lokalitas. Kita tidak boleh mengabaikannya, kita juga tidak bisa membebaskan tanggung jawab pelaksanaannya dengan alasan apapun, ”katanya. -Membaca: KLHK mengembangkan aplikasi MontiR-AC, masyarakat dapat memilih teknisi AC yang kompeten – kerjasama kolaboratif dengan pihak lain di Indonesia untuk mewujudkan perlindungan dalam implementasi prinsip pembangunan berkelanjutan dengan menerapkan tiga langkah perlindungan Prinsip kunci lain dari makna dan informasi adalah perlindungan, pelestarian, dan penggunaan. — Gubernur Isran Noor, Gubernur Kalimantan Timur, mendukung penuh KTT HKAN 2020 yang berdiri di wilayahnya. Dalam sambutannya ia menyampaikan bahwa hutan Kalimantan merupakan paru-paru dunia yang harus dilindungi. Kalimantan Timur juga merupakan salah satu langkah terbaik untuk mengurangi emisi gas rumah kaca.

“Yang terpenting kita harus melindungi alam dalam pandemi ini. Karena vaksin Covid-19 saat ini paling cocok, katanya, model 3M, artinya pakai masker, cuci tangan dan jaga jarak.” Direktur Badan Perlindungan Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Viratno mengatakan, pandemi tersebut juga berdampak pada kawasan lindung dan aktivitas wisata alam.

Kali ini, Wakil Menteri Alu Dohon menyerahkan penghargaan konservasi kepada 19 pemenang yang berperan dalam kegiatan pelestarian alam.Di akhir acara, Wamen Alu melakukan penanaman pohon dan melepasliarkan burung. Kegiatan.

— Baca: KLHK dorong masyarakat untuk aktif mengelola restorasi DAS

Wakil Menteri Alue Dohong juga mengunjungi pembibitan mangrove di Kab. Kukar Muara Badak yang dikelola oleh petani kehutanan lingkungan. Letak geografisnya yang berada di Delta Sungai Mahakam menjadikannya kawasan penting untuk menjaga ekosistem mangrove, berperan sebagai peredam angin dan ombak serta mencegah keausan.

Mangrove juga berperan penting dalam memelihara ikan dan krustasea Keberlanjutan udang dan populasi lainnya Selain itu, mangrove merupakan tempat yang baik untuk membudidayakan dan memelihara udang.Ari mot, “Akhiri Wakil Bupati.

Tinggalkan Balasan