2020-12-25 |  Kilas Kementerian

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Dengan dukungan para pihak, parade pengukuhan dan pengumuman komitmen profesional Insinyur Profesional, Insinyur Profesional Indonesia (PII) -Teknik Kehutanan dan Sertifikat Pendaftaran Insinyur di Auditorium Manggala Wanabakti oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Organisasi dan pendampingan Nurbaya (19 Agustus 2020).

Kebahagiaan dan emosi yang terpancar dari wajah insinyur kehutanan saat insinyur kehutanan berpartisipasi dalam aktivitas online dan offline pertama. Auditorium Dr. KLHK-Jakarta, Soedjarwo. Menteri LHK berharap dengan pengukuhan Insinyur Profesional ini dapat mendukung pekerjaan percepatan perencanaan strategis profesi keteknikan di era persaingan global saat ini, khususnya Sekolah Menengah Kejuruan Teknik Kehutanan. Badan Pengembangan (BKTH) berada di garis depan kebutuhan untuk memperbaruinya. — Dalam hal ini, melalui perjanjian kesehatan COVID-19 yang ketat, Siti Nurbaya juga mendukung penerapan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2014 yang mengatur bahwa insinyur asing yang akan bekerja di Indonesia tidak hanya harus memiliki izin kerja, tetapi juga harus Apakah seorang insinyur mengeluarkan sertifikat pendaftaran. Oleh PII.

Jika terdapat sertifikat registrasi insinyur ini, pekerja asing harus lulus uji profisiensi yang dilaksanakan oleh asosiasi sertifikasi profesi / LSP untuk mendapatkan sertifikat kemampuan insinyur.

Hal ini harus dilakukan untuk melindungi tenaga kerja lokal agar selalu dapat bersaing di pasar global.

“Rencana tersebut dilaksanakan terhadap Indonesia. Setiap warga negara Indonesia memiliki hak yang sama di hadapan hukum; Indonesia menguasai iptek kelas dunia; dan Indonesia dapat membela negara dan negaranya dalam dunia yang semakin kompetitif. Keamanan. Siti Nurbaya berkata .

Menurut Siti Nurbaya, kita berperan dalam perkembangan instrumen dan teknologi, sehingga kita bisa menjadi bagian dari dunia. Internasional .

Di sisi lain, khususnya untuk Indonesia Pengelola hutan dan sumber daya alam yang profesional, kita memiliki kepengurusan yang baik sepadan dengan kemajuan negara, dan dapat melemahkan realisasi negara. Tangan kita, birokrasi, pengusaha, peneliti, akademisi dan aktivis. Kita harus mengambilnya Taruh di pundak kita, secara profesional, peti kemas, kendaraan, rambu-rambu dan profesional yang kita miliki pasti berdarah untuk Indonesia, kata Siti Nurbaya.

Tinggalkan Balasan