2020-12-25 |  Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM-Syarief Hasan, Wakil Ketua Musyawarah Rakyat Indonesia menyampaikan belasungkawa yang sebesar-besarnya kepada para korban dan keluarganya yang jatuh dari helikopter MI-17 milik TNI di Kawasan Industri Kendall (KIK), Provinsi Jawa Tengah, Sabtu (6/6). / 6/2020) 13.40 WIB .

“Selaku Penanggung Jawab MPR RI dan saya, saya ingin menyampaikan belasungkawa yang sebesar-besarnya kepada Bapak. Keluarga para korban akan” bangga dengan keluarga dan Indonesia Keberanian dan kesabaran para prajurit saat berangkat, “kata Syarief Hasan dalam keterangannya, Sabtu (6/6/2020). -Syarief Hasan memberikan penghormatan kepada para prajurit yang tewas dalam aksi tersebut. Mereka adalah Kpt Cpn Kadek, Kpt Cpn Fredi, Kpn Cpn Y Hendro dan Lettu Cpn Wisnu .

Juga secara resmi mengundurkan diri dari lima korban luka lainnya, yaitu Lettu Cpn Vira Yudha, Praka Nanang, Praka Rofiq, Praka Supriyanto dan Praka Andi K.-Badan Intelijen Angkatan Darat (Dispenad) Belakangan, hal ini menunjukkan bahwa helikopter TNI AD mengalami kecelakaan saat menjalankan misi pelatihan penerbangan.Misi yang dilakukan di Pusat Penerbangan Angkatan Darat di Semarang, Jawa Tengah merupakan bagian dari program pelatihan calon perwira penerbangan.

— 9 orang tewas. Prajurit TNI AD. Diantara 9 korban tersebut, 4 tewas dan 5 luka-luka.

Syarief Hasan juga merupakan anggota Komite Pertama DPR-RI (Lini Pertahanan Pertama, Luar Negeri, Komunikasi dan IT, dan Intelijen) Anggota pendukung TNI AD melakukan investigasi untuk mengetahui penyebab jatuhnya helikopter tersebut.

Ia melanjutkan: “Hasil investigasi tersebut dapat dijadikan acuan dan pembelajaran agar kejadian serupa tidak terulang kembali. Syarief Hasan (Syarief Hasan) mengatakan, prajurit yang menjadi korban adalah pahlawan nasional.

Karena mereka menjadi korban dalam proses pendidikan pertahanan nasional yang intensif. Ia mengatakan: “Pahlawan tidak selalu mati. Untuk berperang, tapi pahlawan selalu mati dalam perang jika mereka mencintai Indonesia. “(*)

Tinggalkan Balasan