2020-12-24 |  Kilas Kementerian

Denpasar, TRIBUNNEWS.COM-Dampak pandemi Covid-19 terhadap UMKM tidak merata. Ada usaha kecil dan menengah yang menerima pinjaman bank dan lembaga keuangan lainnya, dan aktivitasnya menurun dalam hal produksi dan penjualan. Mereka mengalokasikan rencana restrukturisasi pinjaman dan subsidi bunga.

Selain itu, ada juga UMKM yang bekerja sama dan terdampak Covid-19. Di sini, tambahan anggaran modal kerja juga dialokasikan ke koperasi melalui LPDB KUMKM. Nyatanya, tidak banyak orang yang tidak memiliki rekening bank. Oleh karena itu, bagi pengusaha mikro, larangan presiden yang produktif terhadap usaha mikro sangat mendesak. Sabtu (14/11). — “Saat ini, Indonesia telah mendistribusikan Banpres yang berorientasi produksi kepada 9,3 juta pelaku usaha mikro di seluruh negeri, dengan total bantuan sebesar Rp 22,38 miliar.” Tak hanya itu, Teten juga menyebutkan bahwa pemerintah memahami pandemi Covid-19. Punya dampak besar. Tidak terkecuali usaha kecil dan menengah di industri pariwisata Bali, usaha kecil dan menengah ini sangat bergantung pada pariwisata asing dan domestik.

“Akibat pandemi, hampir seluruh industri pariwisata tutup. Oleh karena itu, kontraksi di Bali masih tinggi., Atau minus 12%. Namun, begitu wisatawan kembali, saya yakin perekonomian Bali akan segera pulih kembali. , ”kata menteri koperasi dan koperasi. Oleh karena itu, Teten berharap pelarangan presiden yang bermanfaat ini akan memangkas 2,4 juta rupiah Indonesia .. Itu bisa digunakan untuk keperluan produksi.

“Karena selama ini Bali telah memberikan kontribusi yang sangat besar bagi perekonomian nasional, khususnya di bidang pariwisata. Oleh karena itu, Banpres produksi usaha mikro Bali adalah salah satu prioritas utama kami. Bali adalah showroom Indonesia, kata Teten.

Pada saat yang sama, Gubernur Bali Wayne Koster mengatakan bahwa dari 214.118 proposal pengusaha mikro, 131.693 berhasil diverifikasi dan disetujui. Dengan demikian, total alokasi banpres produktif untuk usaha mikro Bali sebesar Rp16 miliar.

Tinggalkan Balasan