2020-12-23 |  Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM-Menteri Sosial Juliari P. Batubara mengapresiasi perbedaan pandangan masyarakat atas upaya pemerintah yang tak kenal lelah mengatasi dampak Covid-19. Termasuk lembaga pemungutan suara yang merekam kinerja pemerintah selama pandemi.

Kajian yang menarik perhatian Menteri Sosial adalah survei yang dilakukan oleh lembaga pemungutan suara Alvara Research. Berdasarkan hasil survei, kita tahu bahwa sebagian besar masyarakat puas dengan program bantuan sosial pemerintah. Dengan hasil pemeriksaan itu, Menteri Sosial Julianli tidak heran, karena sesuai dengan fakta setempat dan pemeriksaan sebelumnya juga mengaku sama.

“Hasil survei ini sesuai dengan fakta yang kami temukan saat kami meninjau langsung penyaluran bansos ke KPM (rumah tangga penerima). Hasil survei ini juga mirip dengan survei sebelumnya. Menteri Sosial mengatakan bahwa Laporan tersebut juga melaporkan kepuasan KPMG terhadap bansos. Juliana (Juliari), Rabu (15/7). Dalam diskusi tersebut, banyak evaluasi KPMG yang dipublikasikan dan menegaskan sikap positifnya terhadap pelayanan .— – “Kuncinya adalah pemerintah memberikan pelayanan kepada KPMG, termasuk penyaluran bansos. Juliari, Menteri Sosial Kementerian Sosial, menyatakan PT Pos dan PT Pos telah banyak mengalami kemajuan untuk memudahkan KPM mendapatkan bansos.

Misalnya untuk KPM lansia, sakit atau cacat, PT Pos memberikan Bantuan Tunai (BST) langsung ke alamat KPM. Menteri Sosial mengatakan: “Untuk memperluas cakupan dan menambah kecepatan, kami juga mewajibkan PT Pos untuk menambah loket pembayaran dan menambah jam layanan.” Selain itu, hasil investigasi Alvara juga memperkuat investigasi MicroSave.

Survei independen yang dirilis oleh MicroSave Consulting Indonesia pada April tahun lalu menunjukkan bahwa 93% KPM puas dengan survei PKH. Program bantuan sosial. Dalam hal ini, 94% masyarakat puas dengan bantuan yang diberikan oleh koordinator PKH, 93% puas dengan kemudahan mendapatkan pembayaran bansos, dan 94% puas dengan kemudahan memperoleh bansos. Berdagang di tempat bantuan sosial.

Di akhir pidatonya, Mensos mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk bersikap optimis, meyakini bahwa negara ini dan seluruh dunia sedang memerangi epidemi.

“Semoga kita semua, pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha, termasuk media massa, bersama-sama meningkatkan optimisme masyarakat. Insya Allah melalui optimisme negara ini dapat segera memenangkan pandemi. Kita bisa segera berdiri, “Dia berkata. . (*)

Tinggalkan Balasan