2020-12-23 |  Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM-Kementerian Pertanian (Kementan) terus menyesuaikan pelaksanaan Idul Adha dengan menyembelih hewan kurban secara aman saat pandemi Covid-19, termasuk menerapkan Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) 114 Tahun 2014 jumlah.

Direktur Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Dirjen PKH) Kementerian Pertanian I Ketut Diarmita mengatakan, secara umum kebijakan tersebut mengatur penerapan standar baru dalam penyesuaian kegiatan penjualan. Perkembangan hewan kurban dan penyembelihan- Sebagaimana kita ketahui bersama, Kementerian Pertanian juga telah mengeluarkan surat edaran (SE) tentang pelaksanaan korban pandemi Covid-19. Adegan itu digelar pada Selasa (21/7) di markas Kementerian Pertanian.

Menurut Ketut, persyaratan utama kesehatan hewan harus dipenuhi untuk melaksanakan operasi pemotongan daging. Ia mengatakan, karena banyak penyakit hewan yang dapat menular ke manusia, kesehatan hewan sangat penting. Terkait penyelenggaraan hewan kurban perlu memperhatikan regulasi teknis yang diatur dalam Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 114 Tahun 2014 tentang Penyembelihan Hewan Kurban, ”ujarnya. Kalaupun harus memperhatikan aturan kebersihan yang ada, masyarakat bisa berbuka puasa. Serangkaian doa untuk festival tersebut.

“Hari ini kami mensosialisasikan tata cara kebersihan dan tata cara penyembelihan ternak. -Di sisi lain, pemerintah terus menjaga kebutuhan sembako untuk menjamin pasokan nasal feeding yang baik. Selain itu, Quintoro mengatakan petani terus berproduksi meski terjadi pandemi. —— “Untuk pertanian, kami pastikan petani terus bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan pangan dan juga menyediakan distribusi pangan dan konsumsi masyarakat. Kemudian yang ketiga ada di kantor. Ia menyimpulkan:“ Kalaupun kesepakatan sanitasi harus diikuti, Kementerian Pertanian akan tetap bekerja seperti biasa. (*)

Tinggalkan Balasan