2020-12-21 |  Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM-Dirjen Penanggulangan Buruk (Dirjen PFM) Asep Sasa Purnama beserta tim mengunjungi dua keluarga penerima manfaat (KPM) dan Warung Organisasi Bantuan Elektronik (E-Warong) di Kota Bandung. Tujuan dari kunjungan ini adalah untuk melihat secara langsung implementasi rencana pemekaran sembako di Desa Malabar Kecamatan Udara Dingin Kota Bandung tahun 2020.

Kunjungan general manager PFM dimulai dengan kunjungan KPM. Dalam kunjungan tersebut, CEO PFM bertemu dengan suaminya (77 tahun) Ibu Ihat (72 tahun) yang sakit parah dan hanya bisa terbaring di ranjang rumah sakit sementara.

Di daerah padat penduduk, rumah Ibu Ihat dan suaminya masih sangat berbeda, Rumah di Ibu Ihat hanya berukuran 4x4m2, tanpa ventilasi, sehingga sirkulasi udaranya sangat sedikit.

Kunjungan Direktur Pelaksana PKP dilanjutkan di kediaman kedua, KPM mengangkat Ibu Wati Susilowati. Seperti halnya kondisi perumahan Ibu Ihat, kondisi perumahan Ibu Wati juga mengkhawatirkan. Ibu Wati tinggal di pemukiman padat penduduk, ada dua kavling di pemukiman penduduk, dia tinggal bersama suaminya yang sebagian temboknya terbuat dari triplek. General Manager GFP menyampaikan bahwa KPM ini perlu pelayanan yang lebih baik lagi alhamdulillah karena mereka sudah punya rencana sembako.

Selain itu, General Manager GFP juga mengatakan harus bekerjasama dengan instansi atau kementerian lain. “Kita harus kerja sama dengan instansi lain. General Manager PFM mengatakan, seperti Kementerian Kesehatan, UPPR, dan Kementerian Lingkungan Hidup, karena persoalan ini kompleks, bisa diselesaikan bersama.

Setelah mengunjungi dua desa di Malabar Usai KPM, General Manager PFM juga menyempatkan diri mengunjungi sistem tata udara E-Warong yang disebut E-Warong yang di kelola oleh Ibu Maryati dari KPM ersama (KUBE) Grup B. Ibu Maryati menyampaikan rasa terima kasihnya kepada pemerintah khususnya untuk urusan sosial Kementerian menggunakan program KUBE sebagai bentuk peningkatan kapasitas masyarakat (*).

Tinggalkan Balasan