2020-12-21 |  Kilas Kementerian

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Menpora Zainudin Amali menggelar pelatihan manajemen strategi olahraga untuk dayung dan pencak silat di Golden Ballroom Hotel Sudan di Jl Gatot Subroto, Jakarta Pusat (Selasa (25/8/2020) malam). Ketum PB WI (Panitia Pelaksana Bela Diri Indonesia) Airlangga Hartarto dan Sekjen Ngatino dan Waketum (Panitia Pelaksana Seni Bela Diri) Persatuan Dayung Indonesia (PB PODSI Hari Sidharta dan Jarot Widyoko) turut serta dalam acara tersebut. Rencana prioritas untuk sektor pemuda dan olahraga untuk tahun 2020-2024. Untuk olahraga, tidak dapat dilakukan tanpa adanya organisasi pengelola olahraga itu sendiri. Menpora Indonesia mengatakan: “Pemuda dan olahraga serta tata kelola organisasi kepemudaan dan olahraga.” Selain itu, dalam manajemen strategis perlu dirumuskan strategi yang jelas untuk meraih kemenangan dengan berbagai cara dan rencana, tidak hanya sekedar Itu tidak disengaja tetapi dengan sengaja.

“Intelijen, melirik kekuatan lawan dari negara lain. Dia berkata:” Ini adalah hal penting yang harus segera dilakukan. Sama seperti Vietnam Shipping Club, kamu harus tahu nomor mana yang akan kamu perebutkan dan jangan sampai nomor yang kamu persiapkan tidak mengikuti kompetisi. Sambutannya, Ketum PB WI Airlangga Hartarto sangat disambut baik dengan adanya pelatihan ini, karena akan menambah pengetahuan para penyelenggara daerah dalam pengelolaan organisasi, sehingga dapat meningkatkan prestasi. Olahraga lainnya.

“Sekarang pemantapan pengelolaan olahraga Saat ini, karena kita bisa berbagi pengalaman dan sukses, olahraga bisa berbeda, tetapi pengelolaan prestasi bisa sama, karena manajemen itu universal. Ia mengatakan: “Sumber atlet nasional berasal dari daerah ini. Melalui pelatihan ini kemampuan Pengda-Pengda akan semakin baik.” Praktisi dan akademisi dari Institut Ilmu Keolahragaan (FIK). (*)

Tinggalkan Balasan