2020-12-21 |  Kilas Kementerian

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Menteri Sosial Juliari P. Batubara mengatakan Kementerian Sosial (Kemensos) telah mencapai pencapaian anggaran yang mengesankan.

Hingga Kamis (7/9/2020), dari 104,45 miliar rupiah dari total pagu anggaran tahun anggaran 2020, anggarannya mencapai 66,04 miliar rupiah atau 63,23%.

Menurut kepemimpinan Jokowi, anggaran Kemensos mencakup semua jenis belanja, antara lain belanja komoditas 38,85%, belanja modal 37,88%, belanja pusat 63,53%, belanja bansos 64,23%, dan belanja lainnya. Selama tahun anggaran 2020, realisasi pagu total belanja menjadi 63,23%, dan posisi urusan sosial menempati urutan belanja seluruh kementerian / lembaga. – Angka ini jauh lebih tinggi dari 39% rata-rata APBN.

Baca: Kemensos Kunjungi Sukabumi Berharap BST Mengguncang Perekonomian Masyarakat — “Presiden, Percepat Realisasi Belanja Publik Saat Pandemi (Yang Dalam Kondisi Melambat), Gerakan Ekonomi Bantuan Pembangunan Resmi (ODA) Kuncinya. Oleh karena itu, saya selalu mendorong Kemensos untuk terus mempercepat pengeluaran di masing-masing departemen, ‘demikian keterangan yang diterima Tribunnews, kata Menteri Sosial Juliari P. Batubara di Jakarta, Kamis (9 Juli 2020). Di antara berbagai jenis belanja tersebut, Mensos menilai belanja bansos merupakan cara yang paling efektif untuk meningkatkan daya beli masyarakat.

Baca: Masyarakat Terkena Covid-19, Alumni Akabri, Salurkan Bansos ke Beberapa Perusahaan Swasta pada 1989

“Misalnya uang tunai diterima langsung oleh Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Lalu mereka ambil Langsung digunakan untuk toko terdekat. Ini penggerak perekonomian masyarakat, kata dia. – Menteri menambahkan, dalam batas maksimal tahun anggaran 2020, alokasi bansos mencapai Rp 100,21 miliar, dibandingkan kemarin Rp 64,36 miliar. Shield 64% atau 23%.

Oak langsung jadi mesin perekonomian .

Baca: Pusat Kemensos Siap Sambut Anak Muda Korban Pelecehan Seksual di Lampang

Tinggalkan Balasan