2020-12-20 |  Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM-Sebanyak 8 (delapan) kilometer awak nelayan. Saat MITRA XXI beroperasi sekitar 23 mil sebelah utara Pulau Sinaboi di Rio, kapal tenggelam dan MITRA XXI berhasil dievakuasi ke kondisi aman. Pemimpin Kalimantan itu sehat dan aman. Selain itu, semua awak kapal diserahkan kepada patroli KN KPLP. Kalimasadha P-115 Kamis (24/9).

Hal ini disampaikan oleh Kapten Tanjung Uban Hamp Soufrian dari Korps Marinir Kelas II dan Pangkalan Penjaga Pantai (TLP) kepada Jelaskan urutan waktu kejadian. -Setelah Komandan KN, Tangan Kapten terungkap. Kalimasadha P. 115 telah menerima informasi KM dari kapal. MITRA XXI tenggelam pada Rabu sore dan seluruh awak berhasil diselamatkan oleh KM. Leader Kalimantan (KN). Kalimasadha diperintahkan untuk segera mengevakuasi para korban Pemimpin KM.Kalimantan. Selain itu, pesawat luar angkasa Lego ditambatkan pada posisi GPS 01 ° 02’759 “N / 103 ° 34’507” E .

“berkoordinasi dengan VTS Batam untuk melacak kapal, dan sebagai hasilnya, Kapten Handry berkata:” Sebagai tambahan, Sekitar pukul 20.00, kapal Leader KM.Kalimantan terdeteksi di aplikasi MOCIS Trias Mitra. “Melewati Pulau Rupat Dumai .

” Kemudian VTS dan KM Batam dikomunikasikan. Pimpinan Kalimantan setuju untuk memindahkan 8 korban ke kapal KN. Kalimashada berada di perairan Pulau Nipa. Dia menjelaskan: “Kamis pagi (24/9).” Sekitar pukul 07.00 Perang Dunia, 8 korban dievakuasi dari kapal KM. Pimpinan KN Kalimantan. Kalimasada selanjutnya, para korban turun dari mobil di Batam. Setelah sampai di Batam, seluruh korban diserahkan ke Biro Kesehatan Pelabuhan (KKP) Batam dan dilakukan pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu. -Setelah prosedur evakuasi selesai, KN.Kalimasadha kembali ke Batu Ampar Batam selama KM. Pemimpin Kalimantan kembali melakukan pelayaran untuk melanjutkan pelayaran. », Pemrosesan akhir.

Tinggalkan Balasan