2020-12-20 |  Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM-Petani di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) Provinsi Sulawesi Utara sudah mulai memasukkan asuransi pertanian. Kementerian Pertanian dan Keamanan Pangan (DPKP) pemerintah daerah Provinsi Sulawesi Utara menyediakan 551 petani di 5 kabupaten Bolsel dengan rencana asuransi petani padi Kementerian Pertanian (Kementan) (

). Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) menjelaskan jika asuransi pertanian disebabkan oleh faktor alam seperti cuaca, maka asuransi pertanian sangat diperlukan untuk mengatasi kerugian di sektor pertanian. Asuransi pertanian. “Asuransi pertanian belum menjadi budaya. Tahun depan harus diterapkan sepenuhnya,” kata Menteri Pertanian SYL, Kamis (15/10). Total Rp50 triliun. KUR akan disalurkan kepada Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) yang mewajibkan anggotanya memiliki asuransi pertanian. 50 triliun. Petani dipaksa bergabung dengan organisasi petani. Dalam organisasi petani, dia harus punya asuransi. -Pada saat yang sama, Sarwo Edhy, Direktur Jenderal Direktur Prasarana dan Alat Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian, mengatakan petani harus mendaftar AUTP tanpa ragu. Perlu diketahui bahwa rencana ini diatur dalam Peraturan Menteri Pertanian Nomor 40 Tahun 2015.

“Program AUTP bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan pendapatan petani Indonesia. Premi yang harus dibayarkan Sarwo Edhy mengatakan:“ Dengan mengalokasikan dana APBN yang banyak, kami telah menerima hibah langsung dari pemerintah pusat.

Peningkatan kapasitas petani Indonesia Melalui kelompok ini diharapkan petani dapat meningkatkan pengetahuan dan strategi terkait pembelian sarana produksi melalui cara pemasaran yang benar. Disebabkan oleh bencana alam dan serangan hama. Termasuk banjir bandang dan gempa bumi. Meskipun hama yang terlibat termasuk wereng coklat, kutu busuk, tikus, serangga batang dan ulat grayak. Kakak tong dan batang busuk.

Tinggalkan Balasan