2020-12-20 |  Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM-Administrasi Umum Angkutan Laut Kementerian Perhubungan melalui Biro Perlindungan Laut dan Pesisir (KPLP) kembali menggelar sosialisasi keselamatan navigasi pada tahun 2020. Hal tersebut dalam rangka gerakan keselamatan dan kesehatan kerja tahun 2020, ke sekitar Tanjong Pakse Pelabuhan Banten Tangerang, tempat masyarakat membagikan alat keselamatan dan alat kesehatan (Kamis) (1/10).

Sejak Agustus tahun lalu, ini merupakan arisan kedua di kawasan Unit Pengelola Pelabuhan Karangantu (UPP) aktivitas. Pelabuhan Tangerang Cituis.

Menurut Direktur Penjaga dan Pesisir Laut yang diwakili oleh Kepala Bidang Sarana dan Prasarana, Zulistian mengatakan pelaksanaan sosialisasi semacam ini merupakan bentuk implementasi khusus melalui pengawasan dan persyaratan jaminan keselamatan terkait. Kepatuhan untuk menentukan tanggung jawab dan fungsi pimpinan KPLP. Transportasi di perairan, pelabuhan dan lingkungan laut.

Menurut Pasal 17 Undang-Undang Nomor 2008 tentang Navigasi, Administrasi Umum Angkutan Laut, melalui Administrasi Umum Keselamatan Laut, bertanggung jawab kepada Coast Guard untuk memberikan nasehat dan saran. Awasi apakah semua kapal yang transit memenuhi persyaratan keselamatan. Dagang, serta perahu kecil atau perahu tradisional yang digunakan sebagai alat transportasi bagi masyarakat, seperti yang beroperasi di Tanjung Pasir, harus memenuhi persyaratan dan perlengkapan keamanan perahu sebelum melakukan perjalanan. “

Kali ini merupakan sosialisasi masyarakat untuk keselamatan navigasi. Dalam sosialisasi ini, Direktur Biro Perlindungan Laut dan Pesisir memberikan bantuan gratis alias gratis kepada masyarakat laut dan nelayan di sekitar Pelabuhan Tanjong Pasit Tangerang Tangerang Aid. Health Notice COVID-19 .

“Allhamdullilah kali ini digunakan untuk menyebarkan keselamatan laut-disini, kami memberikan bantuan kepada warga Pelabuhan Tanjung Basil dalam bentuk meja, diantaranya 100 jaket pelampung, 100 pelampung, Peralatan keselamatan kapal dengan 750 masker dan 100 stiker keselamatan transportasi, yang berisi informasi tentang kendali dan perintah pasca operasi. Selain itu, juga dilakukan penyerahan dua instalasi Thermogun untuk mencegah penyebaran COVID-19 di kawasan pelabuhan tg.pasir (wilayah kerja kantor unit pengelola pelabuhan Kalangantu). Ia menambahkan, untuk mengedukasi dan meningkatkan kesadaran masyarakat agar navigasi yang aman diperlukan, serta mengimbau masyarakat untuk selalu melakukan aktivitas sehari-hari sesuai dengan kebiasaan baru dalam peraturan kesehatan COVID-19, yaitu selalu memakai topeng, menjaga jarak atau menjaga jarak dari masyarakat dan sering menggunakannya. Cuci tangan pakai sabun dan bilas dengan air ledeng.

Melalui sosialisasi, diharapkan transportasi aman yang dilakukan oleh Administrasi Umum Kelautan dapat terus meningkatkan nilai guna terus menyampaikan kesadaran nilai positif dan menanamkan budaya pentingnya menjaga keamanan transportasi di industri maritim. Operator yang menggunakan jasa dan jasa transportasi laut untuk masyarakat dan nelayan.

“Kami berharap seluruh lapisan masyarakat khususnya kawasan pelabuhan Tanjong Bajie Tangerang dapat bekerja sama secara konsisten dan terus menerapkan protokol kesehatan COVID-19 untuk mencapai keselamatan transportasi laut.” — Untuk informasi, lihat Sosialisasi Kegiatan Keselamatan Maritim. Diselenggarakan oleh Administrasi Umum Angkutan Laut pada tahun 2020, Direktorat Jenderal Penjaga Maritim dan Pantai Pelabuhan Tanjung Basil Tangerang, termasuk Direktur Kantor Pengelolaan Pelabuhan Tingkat III (UPP) Karangandu dan Direktur TNI di Tanjung Pasir (Tanjung Kepala Kantor Pos Umum (Tg Pasir) wilayah kerja pelabuhan Pasir serta para pengusaha dan nelayan angkutan laut populer di pelabuhan Tanjung Pasir. (*)

Tinggalkan Balasan