2020-12-19 |  Kilas Kementerian

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Badan Pembinaan Pemikiran Pancasila (BPIP) mendorong para guru Pancasila dan Pendidikan Kewarganegaraan (PPKn) untuk menjadi duta dan memimpin Pancasila. Pasalnya, guru merupakan tulang punggung generasi penerus bangsa.

“Guru adalah tulang punggung kegiatan dan proses pendidikan. Saya berharap guru berperan aktif dalam pendidikan yang baik, terutama dalam rangka pencerminan generasi penerus bangsa oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Wakil Diklat (Diklat) mengatakan, Selasa (4/8/2020), Wakil Diklat Pancasila dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) (Diklat) kata.

Ia menilai penting Guru PPKn Diklat. Karena guru bisa meningkatkan ketrampilan dan keahliannya dalam memahami ideologi Pancasila. »Tegasnya. Perangkat itu paling langsung berhubungan dengan siswa. Apalagi dalam berbagai masalah pendidikan seperti kecenderungan aktivis, “kata Yudian Vahudi:” Saya berharap para guru yang mengikuti kegiatan ini dapat meningkatkan ketrampilan, keahlian dan ketrampilannya di PIP Ian, “Dia menekankan. Acara akan berlanjut hingga Jumat, 7 Agustus 2020. Selain Pimpinan BPIP, ada Wakil Pimpinan BPIP Haryono, Asisten Peneliti dan Material BPIP FX Adji Samekto, Ketua Indonesia Conference on Decommissioning and Peace (ICRP) Siti Musdah Mulia, BPIP Marsudi Sarwono, Direktur Pendidikan dan Pelatihan, Sekolah Nasional Administrasi dan Manajemen Vidiasvaramadia, Kementerian Perencanaan dan Pendidikan dan Pelatihan (Kemhan) Sus. Ajriani Munthe Salak, ketua Dendi Tuwidanterse.

Di saat yang sama, salah satu peserta Suharmi sangat menyukai kegiatan ini, karena pendidikan dan pelatihan ideologi Pancasila sangat bermanfaat bagi pendidik untuk mendidik anak didik dan mempraktikkannya. Kata Suatori. (*)

Tinggalkan Balasan